Gantikan Thomas Lembong, Sofyan Djalil Diangkat jadi Komisaris Utama Ancol

Penunjukan Sofyan Djalil tersebut berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa yang digelar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta tersebut pada Rabu (1/2).

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Gantikan Thomas Lembong, Sofyan Djalil Diangkat jadi Komisaris Utama Ancol
Sofyan Djalil. ©2018 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk merombak susunan dewan komisaris. PT Ancol menunjuk mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Perseroan menggantikan Thomas Trikasih Lembong.

Penunjukan Sofyan Djalil tersebut berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa yang digelar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta tersebut pada Rabu (1/2).

"Bapak Sofyan A. Djalil sebagai Komisaris Utama (Komisaris Independen)," demikian keterangan tertulis BPBUMD Provinsi DKI Jakarta dikutip, Rabu (1/2).

Selain menunjuk Sofyan Djalil, RUPS Luar Biasa tersebut juga menyetujui pengunduran diri Geisz Chalifah selaku Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol. Posisi Geisz digantikan mantan kepala BNPT Suhardi Alius.

"Suhardi Alius sebagai Komisaris," tulis surat tersebut.

PT Pembangunan Jaya Ancol menyatakan pengangkatan dan pemberhentian Komisaris dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Perubahan susunan Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol atas pertimbangan penyegaran dalam struktur organisasi perusahaan.

"Pengangkatan Sofyan A. Djalil dan Suhardi Alius diharapkan bisa memberikan energi baru untuk meningkatkan kapasitas dan nilai tambah Perseroan mendukung peningkatan kinerja secara menyeluruh."

Diberitakan sebelumnya, Geiz Chalifa menarik dirinya dari jabatan sebagai Komisaris PT Taman Impian Jaya Ancol. Dia pun sudah bersurat kepada PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono pada awal Januari.

"Saya sudah mengajukan surat pengunduran diri sejak tanggal 2 Januari 2023 kepada PJ Gubernur," kata Geiz saat dikonfirmasi, Rabu (18/1).

Geiz sendiri merupakan relawan pendukung mantan gubernur Jakarta Anies Baswedan yang dikenalnya sejak tahun 2000.

Geiz sebelumnya diangkat menjadi komisaris Ancol sejak 2019 lalu. Ia pun juga memiliki sebuah bisnis properti dan aktif di MER C bahkan turut mengurus salah satu sekolah di Jakarta Selatan.

"Saya tetap seperti semula mengurus bisnis properti, penerbitan, dan tetap aktif di MER C (Alm dari Jose Rizal) juga ngurus sekolah di Jakarta Selatan," katanya.

Tidak hanya itu, usia mengundurkan diri, ia akan berfokus untuk membantu Anies dalam ajang pemilu 2024 mendatang. Dikatakannya, perihal pengunduran Geiz dapat meringankan beban Heru.

"Bantu-bantu Anies. InsyaAllah (menangkan Pak Anies)" kata dia.

Rekomendasi