Polda Metro Jaya siap mengikuti kebijakan Pemprov DKI Jakarta perihal jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP) di 25 ruas jalan.
"Nanti kita ikutin aja alur yang ada di pemerintah Provinsi DKI Jakarta sesuai kesepakatan dengan DPRD," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, Sabtu (14/1/2023).
Fadil menerangkan, ia telah mendengar rencana pemberlakuan jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP) di beberapa ruas jalan DKI Jakarta.
Pemprov DKI Jakarta dalam hal ini juga telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya. Namun, sepengetahuan kebijakan itu baru sebatas wacana.
"Koordinasi sudah, selalu koordinasi, sekarang kan belum. Baru wacana kan," ujar dia.
Advertisement
Terpisah, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman menerangkan, jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP) merupakan salah satu program yang akan ditelurkan oleh Pemprov DKI Jakarta guna mengatasi persoalan lalu lintas.
"Jalan berbayar itu program yang sedang dirintis oleh Pemda dalam rangka untuk membuat Jakarta ini lebih aman lancar kan gitu," kata Latif saat dihubungi, Sabtu.
Latif menerangkan, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya pada prinsipnya mendukung program tersebut.
"Karena itu program untuk mendorong masyarakat beralih ke angkutan publik. Itu untuk membatasi jumlah operasional kendaraan yang melintas di jalan tersebut," ujar dia.