Rombongan pesepeda dengan sejumlah polisi lalu lintas (Polantas) terlibat cekcok di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Kejadian ini viral di media sosial.
Direktur Lalu Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman menjelaskan duduk perkara peristiwa tersebut. Menurut Latif, kejadian itu bermula saat anggota Polantas menangani kecelakaan tunggal truk boks yang menabrak separator bus TransJakarta.
"Anggota ini kan bukan menghambat tapi memperlambat, anggota ini mau menyeberang mau menangani kecelakaan itu," kata Latif saat dihubungi, Senin (9/1).
Latif mengatakan, salah satu anggota Polantas saat itu menyeberang jalan sambil memberikan isyarat dengan tangan agar kendaraan memperlambat laju. Kemudian dari arah Semanggi mengarah ke Slipi ada rombongan pesepeda dengan kecepatan tinggi di luar jalur sepeda.
"Sebagian pesepeda menurunkan kecepatan sepedanya, namun ada pesepeda lainnya yang tidak dapat mengendalikan sepedanya sehingga menabrak anggotanya dan pesepeda tersebut terjatuh dan keduanya mengalami luka ringan," ujar Latif.
Advertisement
Latif menambahkan, kejadian itu membuat rombongan pesepeda ada yang tak terima dan menuding anggota Polantas menghalangi jalur pesepeda. Anggota Polantas membantah menghalangi rombongan pesepeda tersebut.
"Kami tidak menghalangi justru memperlambat untuk mengamankan karena ada kecelakaan lalu lintas itu," ujar dia.
Perdebatan itu berhasil diredam dan pesepeda meninggalkan lokasi dengan mobil bersama rombongan.
"Terjadi adu argumentasi namun setelah dilerai oleh anggota lain," tandasnya.
Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com