PKS tiba-tiba saja menyorot kinerja Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. PKS mempertanyakan perombakan sejumlah kebijakan yang sudah dicanangkan oleh mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan sebelumnya.
Salah satu bentuk kebijakan yang diganti terkait slogan yang diusung Anies sebelumnya, 'Jakarta Kota Kolaborasi.' Diganti menjadi 'Sukses Jakarta untuk Indonesia'.
"Slogan sebagai 'Kota Kolaborasi' tidak perlu diubah, apalagi masa jabatan hanya satu tahun, terkesan Heru melakukan 'De-Aniesisasi'," kata jubir PKS Muhammad Iqbal melalui keterangan tertulis, Selasa (13/12).
Advertisement
Iqbal menilai slogan 'Jakarta Kolaborasi' sudah sesuai dengan kondisi Jakarta yang menggambarkan kondisi kekinian dan cocok untuk seluruh golongan masyarakat.
"Apa yang dilakukan Pj Gubernur DKI adalah kebijakan yang tidak substansi dan asal beda saja dan terkesan ingin menghapus jejak Gubernur Anies Baswedan," katanya.
Iqbal juga heran dengan langkah Heru mengganti Sekda DKI yakni Marullah Matali. Padahal menurutnya, Marullah adalah tokoh Betawi asli yang profesional dan berpengalaman.
"Sehingga pergantian yang dilakukan terkesan bagian dari upaya 'membersihkan' loyalis Gubernur sebelumnya," kritiknya.
Iqbal berharap Heru memaksimalkan kinerjanya dan menjaga kondisi Jakarta yang sudah di bangun Gubernur sebelumnya. Mengingat masa jabatan Heru juga tidak akan lama.
"Jakarta yang saat ini sudah tampak indah dan tertata, dia tinggal meneruskan apa yang sudah dilakukan sebelumnya," tegasnya.