Warga Diduga Diteriaki Rasis Saat Laporan, Anggota Polsek Palmerah Diperiksa Provos

Pengalaman itu dibagikan warga tersebut melalui akun Twitternya @Rezki Achyana, hingga viral di media sosial.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Warga Diduga Diteriaki Rasis Saat Laporan, Anggota Polsek Palmerah Diperiksa Provos
Polsek Palmerah. Antara

Seorang warga mengaku mendapat perlakuan tak mengenakkan dari polisi usai membuat laporan kehilangan buku tabungan di Polsek Palmerah, Jakarta Barat. Pengalaman itu dibagikan warga tersebut melalui akun Twitternya @Rezki Achyana, hingga viral di media sosial.

Dalam unggahannya pada Kamis (24/11) pukul 13.21 WIB disebutkan bahwa peristiwa penghinaan itu terjadi setelah dia menerima surat kehilangan buku tabungan.

"Habis buat laporan kehilangan di Polsek Palmerah Jakarta Barat. Setelah suratnya gua terima, gua bilang terima kasih," kata pemilik akun tersebut.

"Polisinya bilang: "Terima kasih doang?". Gua jawab: "iya". Terus gua keluar ruangan, polisinya teriakin gua," ujar pemilik akun dalam cuitannya.

Kapolsek Minta Maaf

Unggahan tersebut memicu respons dari Kapolsek Palmerah hingga akhirnya terjadi pertemuan antara Dodi dan pemilik akun Twitter @Rezky Achyana.

"Malam ini pukul 20.00 WIB saya bertemu dengan Kapolsek Palmerah Jakarta Barat, AKP Dodi Abdulrohim, yang meminta maaf atas kelakuan Brigadir RYP yang melakukan perkataan rasis ke saya tadi siang," kata Rezky.

"Permintaan maaf sudah diterima dan melakukan press conference juga," unggah aku Twitter tersebut di hari yang sama tepat pukul 13.21 WIB.

Dodi mengemukakan, dua personel sedang menjalani pemeriksaan oleh Provos Polres Metro Jakarta Barat karena diduga melakukan penghinaan terhadap warga.

"Anggota kami diperiksa Provos Polres. Sekarang sedang pemeriksaan, nanti kami kabarkan selanjutnya," kata Dodi di Jakarta, Jumat (25/11).

Terkait dugaan penghinaan tersebut, Dodi memintanya maaf kepada Rezki selaku korban atas perbuatan anak buahnya. Peristiwa ini menjadi pelajaran jajarannya untuk berbenah diri dalam melayani warga.

"Artinya ini juga momen kami untuk memperbaiki diri lagi pengawasan ke anggota dan lebih memaksimalkan lagi pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat," kata Dodi.

Rekomendasi