Kasus Keributan antara dua kelompok di Jalan Kemuning Bendungan, Jakarta Timur (Jaktim) terjawab. Pemicunya karena salah satu pihak tidak terima warganya dituding sebagai pencuri kotak amal.
Peristiwa ini diusut Satreskrim Polres Metro Jaktim usai menerima laporan penyerangan pada Minggu (12/6). Insiden itu menyebabkan tiga orang mengalami luka bacok senjata tajam dan satu rumah warga rusak.
"Ada salah satu orang yang dituduh melakukan pencurian kotak amal tersebut, kemudian salah satu keluarga yang dituduh tersebut tidak terima," kata Kapolres Metro Jaktim, Kombes Pol Budi Sartono saat konferensi pers, Sabtu (18/6).
Budi menerangkan, tudingan berbuntut pada penyerangan kepada salah satu kelompok di Kemuning. Ada tiga orang yang sedang beli nasi uduk menjadi korban pembacokan.
"Korban mengalami luka bagian punggung dan lainnya," ujar dia.
Budi mengatakan, penyerangan kembali terjadi pada Senin (13/6) sekira pukul 03.00 WIB. Kala itu, sempat terdengar bunyi letusan senjata api.
"Peluru masuk ke etalase milik seorang Maemun," ujar dia.
Terkait kasus ini, Satreskrim mengidentifikasi ada tiga orang pelaku. Adapun, satu orang berinisial SRD telah berhasil ditangkap. Selain itu, turut disita senjata api rakitan beserta proyektil peluru.
"SRD sudah tertangkap. Sementara HRS dan HD masih kita lakukan pengejaran," ujar dia.
Reporter: Ady Anugrahadi