Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan belum ada penambahan sekolah yang tutup sementara dari penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen. Namun jumlah sekolah yang menggelar pembelajaran jarak jauh (PJJ) semakin berkurang.
"Jadi sampai hari ini data yang kami terima, kita minta update dari sekolah, kami masih menerima data terakhir 43 (sekolah) tapi yang tutup tinggal tiga sekolah," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (24/1).
Dia menyebut adanya sekolah yang melaksanakan PJJ akan menjadi evaluasi bersama. Dia juga meyakini penularan Covid-19 terjadi di luar sekolah.
"Karena sejauh ini sekalipun ada 43 umumnya penularan tidak terjadi di sekolah jadi bisa di rumah di lingkungan mereka atau di perjalanan. Terkait kasus-kasus yang cukup besar seperti satu sekolah yang 9 ini 10 ini menjadi pembelajaran kita," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyatakan untuk kasus varian baru Covid-19 atau Omicron di Jakarta terus mengalami peningkatan. Kaya dia, di Jakarta kasus tersebut sudah mencapai 1.584 orang pada Senin (24/1).
"Dari 1.584 orang yang terinfeksi, sebanyak 1.058 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 526 lainnya adalah transmisi lokal," ucapnya.
Lalu untuk kasus positif Covid-19 harian juga terus alami peningkatan. Yakni sebanyak 1.993 orang dengan total 881.300 kasus.
Dwi menyatakan hal tersebut menyebabkan kasus aktif juga mengalami peningkatan, yaitu sebanyak 1.431 kasus.
Reporter: Ika Defianti/Liputan6.com