Satpol PP Jakarta Selatan menyegel salah satu kafe jalan warung Jati Timur, Kalibata, Pancoran, Jaksel, Minggu (5/11). Penyegelan buntut viralnya rekaman video sejumlah pria mengenakan tanktop berjoget.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah menerangkan, pengelola kafe dinilai melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
"Ada pelanggaran di situ, kaitannya dengan protokol kesehatan. Yang menyegel Satpol PP," kata dia di Polda Metro Jaya, Rabu (8/12).
Terpisah, Kapolsek Pancoran Kompol Rudi menerangkan, penyegelan dilakukan pada Selasa 7 Desember 2021 malam kemarin. Pihak pengelola tak keberatan terhadap sanksi yang diberikan oleh Satpol PP Jakarta Selatan.
"Tim Satpol PP Kecamatan Pancoran melakukan penyegelan dan diterima pengelola dan disaksikan warga sekitar," kata Rudi.
Selain itu, Rudi menerangkan, tiga orang pria yang ada di dalam video telah dimintai keterangan. Ketiganya, LAF (18), AA (17), dan FLH (15) turut membuat surat pernyataan dan statemen permohonan maaf yang disaksikan oleh pihak Managemen kafe dan tokoh setempat.
"Klarifikasi dan statement permohonan maaf yang dilakukan ketiga orang tersebut disaksikan oleh para tokoh dan pihak manajemen di Mapolsek Pancoran Jaksel," ucap dia.
Advertisement
Tiga pria terekam tampil dengan pakaian wanita dan berjoget-joget di sebuah kafe kawasan Jakarta Selatan. Ketiganya adalah Lukman Al Farizi, Alzar Aswad, dan Frans Luther Hamonangan. Semuanya sudah dipanggil polisi.
Sadar perbuatannya tak pantas, ketiganya meminta maaf. Permintaan dilakukan di Mapolsek Pancoran, yang disaksikan oleh anggota Polsek, pihak Kafe WoW serta tokoh masyarakat, tokoh agama dan RT, RW setempat.
Berikut isi permintaan maaf tersebut :
Assalamualaikum,Nama saya Lukman Al Farizi dan dua rekan saya. Saya Alzar saya Frans, yang viral di video tersebut ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya, bahwasanya saya ingin meminta maaf terutama untuk keluarga saya dan keluarga kita, dari pihak WoW, minta maaf juga warga Warung Jati, Kalibata, terutama Pak RW, Pak RT, tokoh masyarakat dan tokoh agama dan seluruh Indonesia, bahwasanya tindakan saya tidak pantas yaitu berjoget dan berpakaian wanita. Kita tidak ada maksud tertentu dan tujuan apapun, kami menyesal bahwasanya tindakan tersebut tidak pantas untuk laki-laki. Kami meminta maaf lagi sebesar-besarnya yang merasa dirugikan dan kami tidak akan mengulanginya di mana pun dan kapan pun dan kami akan mengusahakan bahwa ini tidak akan terjadi lagi. Mohon maaf lagi sebesar-besarnya untuk masyarakat Indonesia yang menonton.
Sebelumnya, aksi mereka viral di media sosial. Sejumlah pria mengenakan tanktop asyik berjoget. Aksi mereka direkam oleh beberapa pengunjung kafe dan video viral di media sosial.
Salah satu pengunggah menginformasikan, peristiwa itu terjadi di salah satu kafe jalan warung Jati Timur, Kalibata Pancoran Jaksel pada Minggu (5/11).
Pada rekaman berdurasi 13 detik, terlihat jelas lima orang pria lemah gemulai di antara pengunjung cafe. Mereka menggoyang-goyangkan badan mengikuti irama lagu.
Gerakan demi gerakan itu menyedot perhatian sampai-sampai ada yang berteriak histeris.
Terkait hal ini, Camat Pancoran Rizki Adhari mengatakan pihak kecamatan telah bertemu duduk bersama dengan manajemen cafe membahas rekaman yang viral di media sosial.
Pertemuan dihadiri Sekcam, Lurah Kalibata dan Kapolsek serta RT-RW FKDM dan tokoh masyarakat setempat, pada Senin (6/12) kemarin.
"Kemarin sore sudah ditindak lanjuti rapat dengan pengelola cafe. Disepakati apabila ada pengunjung berkelakuan menyimpang seperti kemarin itu maka itu bisa langsung dilaporkan atau diinfokan ke Polsek untuk ditindak lanjuti," kata dia saat dihubungi, Selasa (7/12).Reporter: Ady Anugrahadi