PDIP sebut Formula E untuk Tutupi Kegagalan Atasi Banjir dan OK OCE

Selain itu, Formula E untuk menutupi kegagalan program penanggulangan banjir dan rumah DP nol rupiah.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
PDIP sebut Formula E untuk Tutupi Kegagalan Atasi Banjir dan OK OCE
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. ©2019 Instagram

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono menilai program One Kecamatan One Center of Entrepreneurship atau OK OCE gagal. Sebab, wirausahawan yang bisa mengakses permodalan dalam program tersebut tidak sesuai target.

“OK OCE itu lucu-lucuan menurut saya,” katanya, Jumat (12/11).

Target Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, OK OCE menumbuhkan lebih dari 200.000 wirausahawan. Kenyataannya, kata Gembong, baru 6.000 wirausahawan yang bisa mengakses permodalan.

Dia mengakui ada 284.000 wirausahawan yang mendaftar program tersebut. Namun, 278.000 di antaranya belum bisa mengakses permodalan.

“Jadi untuk membuat wirausaha baru ada tujuh tahapan, yang mendaftar itu adalah 284.000. Sudah sampai akses permodalan baru 6.000, itulah wirausahawan baru yang dicetak,” jelasnya.

Menurut Gembong, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sengaja menggelar balap mobil listrik Formula E untuk menutupi kegagalan program OK OCE. Selain itu, Formula E untuk menutupi kegagalan program penanggulangan banjir dan rumah DP nol rupiah.

“Jawabannya sederhana, untuk menutupi program yang tidak terealisasi. Begitu dikasih tontonan Formula E semua jadi lupa, yang tadinya kebanjiran jadi lupa, yang dijanjikan dapat rumah lupa, yang mau dijadikan wirausahawan baru lupa, teralihkan dengan tontonan formula E, itu yang ada di benak saya,” tuturnya.

Sebelumnya, Anies Baswedan mengklaim telah menuntaskan janji politiknya menumbuhkan 200.000 wirausahawan.

"Salah satu janji yang kami tunaikan dan malam ini kami syukuri adalah menumbuhkan 200.000 pelaku ekonomi mikro kecil baru di tahun 2022," ucap Anies pada acara Festival Jakpreneur, Minggu (24/10) malam.

Anies menyatakan, target 200.000 pelaku UMKM pada 2022 sejatinya telah terpenuhi pada tahun ini. Saat Festival Jakpreneur Minggu malam saja, sudah ada 287.000 pelaku UMKM yang berpartisipasi.

Pelaku UMKM, kata Anies, didampingi di 44 kecamatan di seluruh Jakarta, dan ada pula yang sudah dilatih secara langsung sebanyak 176.000 pelaku UMKM.

"Kemudian yang didampingi ada 155.000 jadi jumlah ini adalah bagian dari usaha kita menjawab kebutuhan kita saat ini. Kebutuhan lapangan pekerjaan," ucapnya.

Anies memastikan pelaku UMKM yang tergabung dalam Jakpreneur dibantu Pemprov DKI dalam permodalan.

"Kita juga serius memberikan bantuan berupa akses permodalan yang bernilai lebih dari Rp500 miliar yang diberikan kepada para pelaku usaha kecil dan mikro," ucapnya.

"Lalu kita menerbitkan izin usaha mikro kecil, ada 147.759 izin UMKM yang sudah dikeluarkan mereka bisa mengakses permodalan," sambungnya.

Rekomendasi