Bendungan Katulampa Siaga 3, BPBD DKI Imbau Warga Bantaran Kali Waspadai Banjir

Melalui akun Twitter @BPBDJakarta, warga di sekitar bantara kali untuk mewaspadai bencana banjir. Warga diimbau tetap waspada dan berhati-hati.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Bendungan Katulampa Siaga 3, BPBD DKI Imbau Warga Bantaran Kali Waspadai Banjir
Bendung Katulampa Siaga 3. ©Antara

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta menginformasikan potensi banjir di ibukota. Pasalnya ketinggian muka air di Bendungan Katulampa naik menjadi 130 centimeter.

Melalui akun Twitter @BPBDJakarta, warga di sekitar bantara kali untuk mewaspadai bencana banjir. Warga diimbau tetap waspada dan berhati-hati.

"Selamat pagi, kami Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta menginformasikan, bahwa 06.00 WIB ketinggian Bendungan Katulampa 130 centimeter dalam status Siaga 3. Diumumkan kepada warga sepanjang bantaran sungai agar waspada dan berhati hati terhadap bahaya banjir," ujar Tim Satgas BPBD DKI Jakarta dalam video yang diunggah @BPBDJakarta, Minggu (7/2).

Tinggi muka air di pintu air Pasar Ikan, Jakarta Utara, naik signifikan menjadi 205 cm pada Minggu (7/2) dini hari. Hal tersebut menyebabkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meningkatkan statusnya menjadi siaga dua.

Seperti dilansir dari Antara, pada Sabtu (6/2) pukul 22.00 WIB tinggi muka air di pintu air Pasar Ikan 165 cm dan statusnya masih siaga tiga.

Pada pukul 23.00 WIB, menurut BPBD, gerimis turun dan tinggi muka air naik di pintu air itu naik menjadi 198 cm dan statusnya masih siaga tiga.

Pukul 00.00 WIB, tinggi muka air di pintu air Pasar Ikan turun menjadi 182 cm dan statusnya siaga tiga. Sekitar satu jam kemudian, tinggi muka air di pintu air itu naik menjadi 184 cm.

BPBD DKI Jakarta kembali memperbarui data tinggi muka air di Pasar Ikan pada Minggu pukul 02.00 WIB, menyebutkan bahwa tinggi muka air di pintu air itu naik drastis menjadi 205 cm karena hujan turun dan statusnya ditingkatkan menjadi siaga dua.

BPBD mengingatkan bahwa banjir berpotensi melanda daerah Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Marunda, Kamal, Cilincing, dan Kalibaru.

BPBD DKI Jakarta sudah menyampaikan informasi mengenai peningkatan tinggi muka air dan kemungkinan terjadi banjir kepada para camat serta lurah.

Rekomendasi