Pemprov DKI akan Sulap Kawasan Sabang Seperti Era 1970-an

Selain itu, dia mengaku dalam rencana revitalisasi akan mempertahankan keberadaan pedagang kaki lima (PKL). Dalam hal ini, kata Cucu sosialisasi akan dilakukan oleh Pemkot Jakarta Pusat dan Dinas UMKM.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Pemprov DKI akan Sulap Kawasan Sabang Seperti Era 1970-an
Pertokoan di Jalan Sabang Tutup. ©2019 Liputan6.com/Angga Yuniar

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia berencana mengembalikan penataan kawasan Sabang, Jakarta Pusat kembali ke era 1970an. Revitalisasi itu akan disesuaikan dengan gaya milenial atau sesuai karakter Jakarta.

"Jalan Sabang itu terkenal memang tempat nongkrong ya tahun-tahun 70-80an. Iya kami hidupkan lagi lah," katanya saat dihubungi, Rabu (15/1).

Selain itu, dia mengaku dalam rencana revitalisasi akan mempertahankan keberadaan pedagang kaki lima (PKL). Dalam hal ini, kata Cucu sosialisasi akan dilakukan oleh Pemkot Jakarta Pusat dan Dinas UMKM.

"Makanya ditata biar nggak saling ganggu tapi saling support. Tujuan akhirnya kan win-win," jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengaku mendapatkan laporan dari warga atau pemilik toko mengenai rencana revitalisasi Kawasan Sabang. Dia meminta agar semua pihak dilibatkan.

"Rumah tua, toko tua, tempat makanan, kuliner, tapi harus diatur yang rapi oleh pemerintah daerah. Jangan masyarakat enggak diundang oleh pemerintah daerah. Tapi PKL diundang," tutupnya.

Rekomendasi