Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membongkar Blok G Pasar Tanah Abang untuk dibangun kembali. Pemprov DKI melalui PD Pasar Jaya telah menyiapkan tempat penampungan sementara untuk para pedagang di Blok G.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan PD Pasar Jaya selaku pengelola Pasar Tanah Abang telah memiliki opsi untuk menggunakan lahan milik Wakil Ketua DPRD DKI Lulung Lunggana atau yang biasa dikenal Haji Lulung sebagai tempat penampungan sementara pedagang.
"Salah satu opsi memang milik Pak Haji Lulung, tapi nanti lihat opsi lain yang terbaik yang mana atau malah dua-duanya," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (2/1).
Sandiaga mengatakan akan memberikan solusi terbaik untuk para pedagang, khususnya pedagang kecil, karena mereka merupakan penggerak ekonomi Jakarta.
"Pencapaian pajak tadi juga banyak dari pedagang kecil jadi kita ingin solusinya juga mereka tetap memiliki kesempatan," katanya.
Sebelumnya Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan akan segera merobohkan Blok G Pasar Tanah Abang pada tahun 2018 kemudian akan membangun ulang pasar tersebut pada tahun yang sama.
Arief mengungkapkan di Blok G terdapat 2.200 kios, saat ini hanya tinggal 900 pedagang yang mengisi kios di Blok tersebut. Sementara Blok G akan dirobohkan PD Pasar Jaya menyiapkan tempat sementara untuk berdagang, lahan tersebut seluas 3.000 m2 dan terletak di belakang Blok G.
Arief mengatakan, Blok G Pasar Tanah Abang yang dibangun ulang rencananya akan dilengkapi 1.500 unit rumah susun sederhana sewa (rusunawa).
"Antara rusun atau hotel sebenarnya lihat kebutuhannya nanti. Cuma di awal kita pencernaannya adalah rusun, jadi bawahnya pasar atasnya rusun ya buat menjaga captive income," jelasnya.