Djarot harap karangan bunga masuk Guiness Book of Records

Djarot harap karangan bunga masuk Guiness Book of Records. Karangan bunga untuk Ahok-Djarot pernah mendapat apresiasi dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID).

Rendi Perdana
Oleh Rendi Perdana - Reporter
Djarot harap karangan bunga masuk Guiness Book of Records
Karangan bunga untuk Ahok-Djarot. ©2017 merdeka.com/arie basuki

Karangan bunga untuk Ahok-Djarot disebut-sebut berhasil memecahkan rekor. Museum Rekor Indonesia (MURI) dikabarkan memberikan piagam pada perwakilan Pemprov DKI.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengaku belum mengetahui bahwa rekor MURI memberikan piagam penghargaan.

"Biasa saja, makasih. Kami akan bangga kalau bisa lebih tinggi dari itu, Guinness Book of Records lah misalnya," singkat Djarot sambil tertawa saat ditemui dalam acara Pembukaan Musyawarah Kerja Nasional I dan Holaqoh Ekonomi Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Ciganjur, Jakarta Selatan pada Jumat (5/5).

Meski begitu dia mengucapkan terima kasih atas apresiasi dari warga Jakarta dan MURI. Sambil bergurau Djarot tidak puas jika hanya memecahkan rekor MURI. Dia berharap karangan bunga memecahkan rekor dunia.

Karangan bunga buat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Wakilnya Djarot Saiful Hidayat yang dikirimkan sejumlah pihak ke Balai Kota DKI Jakarta terus bertambah setiap hari.

Hingga Rabu (3/5), total sudah ada 5.275 karangan bunga yang diterima Balai Kota DKI. Jumlah itu terhitung sejak karangan bunga diterima dari pekan lalu.

"Karangan bunga yang terdata pada hari ini sampai pukul 13.35 WIB sejumlah 5.275 digabungkan dari hari sebelumnya. Sedangkan untuk hari kemarin berjumlah 4.986," kata Sarno Gendon, salah seorang staf pengamanan Balai Kota DKI di lokasi, Rabu (3/5).

Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID) menganugerahkan penghargaan Prestasi Rekor Pemberian Apresiasi Selamat, Simpati dan Terimakasih dalam bentuk karangan bunga terbanyak kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat.

Penghargaan rekor ini diberikan kepada 4 orang penggagas pertama yaitu Jappy M Pellokilla (Founder dan Perintis Grup Indonesia Hari Ini/INI), Todora Radisic (Ketua Relawan Cinta Ahok/RCA), Roostein Ilyas (Anggota IHI) dan Susi Kartika (Gerakan Damai Nusantara).

"Awalnya, rencana ramai-ramai mengirimkan bunga hanya disebarkan secara terbatas di grup whatsaap IHI. Keempat penggerak gerakan ini akhirnya menyebar rencana tersebut ke grup sosial media masing-masing dan responnya sangat positif," ujar Direktur Utama LEPRID, Paulus Pangka di Balai Kota, Jakarta, Selasa (2/5).

Mereka mengatakan, parade karangan bunga ini layak dicatat sebagai rekor. Karena ini adalah sejarah pertama di Indonesia. Lebih lanjut, Paulus memastikan pemberian penghargaan ini tidak memiliki motif politik. Hal ini bentuk ungkapan rasa cinta masyarakat.

"LEPRID bersifat independen, tidak berafiliasi dengan partai politik maupun perusahaan manapun. Logo kami adalah bintang dengan merah putih sebagai bentuk keinginan kami membawa prestasi Indonesia ke tingkat dunia," tegasnya.

Rekomendasi