Berdamai, laporan pemukulan pendukung Ahok-Djarot di Jakbar dicabut

Berdamai, laporan pemukulan pendukung Ahok-Djarot di Jakbar dicabut. Pencabutan laporan itu dilakukan pada Jumat (24/3) kemarin. Meski laporannya telah dicabut oleh Iwan, kepolisian tidak serta merta membebaskan pelaku dari dalam penjara.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Berdamai, laporan pemukulan pendukung Ahok-Djarot di Jakbar dicabut
Ilustrasi Pengeroyokan. ©2015 Merdeka.com

Iwan, yang merupakan pendukung pasangan nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, mencabut laporannya di Polres Metro Jakarta Barat. Laporan Iwan terkait kasus dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh Ruby Peggy (26) dan dua rekannya, Angga (23) dan Idam Tipar (30)."Damai mereka. (Laporannya dicabut) udah seminggu lalu," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Andi Adnan ketika dihubungi merdeka.com, Rabu (29/3).Pencabutan laporan itu dilakukan pada Jumat (24/3) kemarin. Meski laporannya telah dicabut oleh Iwan, kepolisian tidak serta merta membebaskan pelaku dari dalam penjara. Sebab, menurut Andi, permohonan tersebut harus mendapatkan persetujuan dari Kapolres Metro Kombes Roycke Harry Langie. Terlebih dalam kasus ini, polisi telah menetapkan Rubby Peggy Prima sebagai tersangka."Mudah-mudahan, kalau ditanda tangani Kapolres secepatnya (bebas). Sedang diajukan ke Kapolres," kata dia.Sebelumnya, Iwan (44), warga Kalianyar V RT 10, RW 003, Kelurahan Kalianyar Tambora, Jakarta Barat, dipukuli tiga orang pemuda. Peristiwa itu bermula saat Iwan yang merupakan pendukung pasangan pilkada DKI nomor dua, berteriak hidup Ahok.Satu dari tiga pelaku sudah diamankan atas nama Ruby Peggy (26). Sedangkan dua rekannya, Angga (23) dan Idam Tipar (30) yang ikut menghajar korban berhasil kabur.

Rekomendasi