Ahok: Semua bagus, yang penting bukan kumpul asal ngalahin Ahok

Ahok juga mengingatkan para lawan jangan menyebar fitnah dan mengorek kesalahannya.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Ahok: Semua bagus, yang penting bukan kumpul asal ngalahin Ahok
Hanura deklarasi dukung Ahok. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Bursa calon pemimpin Jakarta kembali akan diramaikan oleh tokoh-tokoh nasional mulai dari kalangan partai politik, artis, hingga pemimpin dari daerah lain. Sejumlah nama bermunculan dan menyatakan siap menjadi bakal calon gubernur.Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama sendiri mengaku tidak khawatir dengan banyaknya cagub dan tokoh hebat yang akan meramaikan pesta demokrasi 5 tahunan di Jakarta itu. Asalkan, semua calon yang berniat maju harus menyiapkan program andalan mereka. Bukan dengan cara menyebar fitnah dan mengorek kesalahannya."Itu yang saya bilang bagus. Yang penting, semua orang yang terbaik dari seluruh Indonesia bisa datang ke Jakarta, menawarkan program orang Jakarta. (Yang penting) Bukan cuma kumpul asal ngalahin Ahok," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Selasa (29/3).Misal, dia mencontohkan saat Hasnaeni atau yang akrab disebut 'wanita emas'. Sang 'wanita emas' meramu program yang berlawanan dengan program Ahok soal rencana larangan motor di jalur protokol karena Pemprov DKI akan menerapkan sistem Electronic Road Pricing (ERP)."Misal kayak kemarin 'wanita emas', dia cari program. Ahok kan mau ngelarang motor karena ada ERP, dia mau kasih motor. Ya enggak apa-apa. Kamu ngomong jadi orang ngerti. Kamu cari saja kelemahan saya apa lalu kamu sampaikan," tegasnya.Contoh lain, katanya, saat Ahok menggusur permukiman liar yang ada di bantaran kali. Hal itu pun dijadikan senjata untuk menebar opini negatif terhadap Ahok. Padahal, penggusuran itu dilakukan untuk menormalisasi kali agar kawasan itu bebas banjir."Kita mau normalisasi sungai. Sungai 60 meter sudah didudukin orang, dibikin rumah tinggal 10 meter, 50 meter didudukin. Gimana caranya normalisasi jadi 60 meter terus rumah-rumah ini enggak digusur," tukas mantan politisi Gerindra ini.

Rekomendasi