Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan alasan Pemprov DKI menghapus sementara tradisi Jakarta Night Festival (JNF) pada malam pergantian tahun.Pria yang akrab disapa Ahok ini mengatakan pengerjaan proyek proyek Mass Rapid Transit (MRT) menjadi alasannya. Karena, pengerjaan MRT meninggalkan lubang-lubang yang akan membuat warga DKI tidak nyaman."Ya sementara, karena kita mau bangun MRT. Saya takut ada apa-apa, ada lubang begitu dalam gitu banyak, nanti masalah. Gitu selesai, kan kita mau lebarin 10 meter," kata Basuki di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Selasa (29/12).Bila rampung, mantan Politikus Gerindra ini memastikan akan kembali membuka gelaran JNF lengkap dengan panggung hiburannya. Karena, dia menyebut akan memperlebar trotoar di kawasan sekitar JNF agar warga DKI nyaman untuk berlalu lalang."Jadi nanti MRT jadi, trotoar kiri kanan lebarin lagi, baru kita mulai lagi kumpul Bundaran HI seperti itu jadi betul betul sepanjang Monas-Bundaran HI ada trotoar lebar untuk jalan," jelasnya.Seperti diketahui, Bundaran HI yang biasanya dijadikan lokasi JNF sejak 2012 menjadi kawasan proyek. Karena, stasiun bawah tanah MRT rencananya akan dibangun antara lain Stasiun Bunderan Hotel Indonesia, Dukuh Atas, Setiabudi, Bendungan Hilir, Istora dan Bundaran Senayan.
Ini pembelaan Ahok hapus gelaran JNF di malam tahun baru
Gelaran akhir tahun andalan Jokowi ini tak akan digelar untuk sementara.
Rekomendasi