Kecelakaan yang terjadi antara bus Transjakarta dengan Kereta Commuter Line diperlintasan kereta api Garden No 8A sekitar pukul 14.30 WIB diduga akibat kelalaian supir Transjakarta. Hal ini diungkapkan Adi Prayitno (35) selaku penjaga pintu perlintasan.Pasalnya, Adi sempat meminta sopir bus Transjakarta untuk berhenti. Namun, si sopir tetap saja memaksa melintas."Saya sudah teriak dan aba-aba dua jari (dua kereta lewat), palang juga masih ditutup tapi dia maju," ujar Adi di lokasi, Jakarta Barat, Sabtu (28/11)."Waktu itu saya lihat dia lagi maen handphone. Pada sudah kejadian saya tanya, dia ngaku iya maen handphone. Padahal dia sudah tahu ada tanda stop sebelum perlintasan," tambahnya.Akibat kecelakaan tersebut, dua orang mengalami luka ringan dan satu orang mengalami luka yang serius hingga patah kaki."Saat ini kami sudah bawa para korab ke Rumah Sakit Graha Kedoya," ujar Kapolsek Kebon Jeruk Ajun Komisaris Eka Baasith, saat mendatangi lokasi kejadian.
Penyebab tabrakan bus Transjakarta & KRL diduga sopir main HP
"Saya sudah teriak dan aba-aba dua jari (dua kereta lewat), palang juga masih ditutup tapi dia maju," ujar Adi.
Rekomendasi