Peristiwa penembakan kantor GO-JEK di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, diduga sebagai ancaman. Dalam penyelidikan, polisi menemukan adanya peluru diduga dari senjata rakitan.Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti menuturkan, pihaknya mengetahui bahwa itu merupakan peluru dari senapan rakitan lantaran bentuknya seperti ujung obeng."Peluru rakitan dari senjata rakitan kepala pelurunya tidak mengindikasikan peluru tajam karena kepala pelurunya mirip kepala obeng," kata Krishna ketika meninjau lokasi penembakan di Jl. Kemang Selatan 8 No. 56 Rt. 07/02 Kelurahan Bangka, Minggu, Jakarta (1/11).Dirinya mengatakan, peluru itu terpental setelah menghantam kaca. Ini menunjukkan peluru itu tidak punya daya tekan kuat untuk menghantam kaca.Seperti diketahui, kantor GO-JEK ditembak orang tak dikenal. Kejadian sekitar pukul 10.35 WIB.Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M. Iqbal menuturkan, dari keterangan pihak keamanan kantor GO-JEK Agus Rukmana, sebelum kejadian ada dua orang tak dikenal menggunakan sepeda Motor berwarna putih hijau melintas dari arah Antasari menuju ke arah Kemang Raya. Dua orang itu berhenti dan melihat keadaan sekitar.Penumpang motor menggunakan jaket Adidas bertuliskan salah satu klub sepakbola Spanyol, Realmadrid. Sedangkan pengemudi menggunakan jaket berwarna orange dan memakai helm putih.Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengamankan tempat kejadian perkara. Pelaku diketahui menggunakan motor Honda Beat Putih. Hingga kini pihak kepolisian masih menggali informasi lebih dalam terkait kasus tersebut.
Polisi duga penembak kantor GO-JEK pakai senjata & peluru rakitan
mengetahui bahwa itu merupakan peluru dari senapan rakitan lantaran bentuknya seperti ujung obeng.
Rekomendasi