Polda Metro Jaya terus mendalami kasus pelecehan seksual yang menimpa siswa di Sekolah HighScope Indonesia (SHI). Salah satunya dengan memeriksa saksi-saksi dari pihak sekolah."Minggu ini kita sudah buat panggilan dari pihak sekolah untuk gali informasi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Martinus Sitompul di kantornya, Jakarta, Rabu (1/4).Sampai saat ini, polisi mengaku kesulitan membuktikan dugaan pelecehan tersebut. Apalagi polisi belum mendapat keterangan dari dokter dan rekaman CCTV."Rekaman CCTV belum dapat. Kami ingin mendapat gambaran situasi sebenarnya, kami minta rekaman 11 sampai 23 Maret," tukas dia.Sampai saat ini polisi telah memeriksa ibu, pengacara dan korban. Selain itu pihak Polda juga telah mengirim visum et repertum yang belum ada hasilnya dari Rumah Sakit Polri, Kramat JatiSementara Jossy Soenarjo, selaku Chief of Academic Operations SHI TBS mengatakan sejauh ini telah melakukan beberapa tindakan, antara lain menerima dan langsung menindaklanjuti laporan orang tua murid dan memeriksa korban."Melakukan pemeriksaan internal pada 18 Maret 2015 pada lingkungan sekolah, pendidik dan tenaga kependidikan. Juga termasuk melihat CCTV sekolah yang dihadiri oleh orangtua murid. Dari hasil pemeriksaan tersebut, diperoleh kesimpulan sementara tidak ada indikasi atas dugaan pelecehan seksual," tuturnya.
Polisi periksa pihak sekolah terkait pelecehan seksual di HighScope
"Kami ingin mendapat gambaran situasi sebenarnya, kami minta rekaman 11 sampai 23 Maret," kata Kombes Martinus.
Rekomendasi