Polisi menangkap sekelompok preman yang mengatasnamakan diri Laskar Merah Putih (LMP) yang menduduki Waduk Ria Rio. Preman itu mengaku disuruh ahli waris Adam Malik untuk menjaga keamanan tanah kosong tersebut.Camat Pulogadung Teguh Hendrawan mengatakan, preman itu sudah menduduki lokasi itu sejak Januari lalu."Mereka (Laskar Merah Putih) di sini sudah 8 bulan, sejak Januari lalu. Luasnya sekitar 2,5 hektar, katanya sih mereka disuruh ahli waris Haji Adam Malik," kata Teguh di Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (10/9).Teguh mengaku sudah melakukan pengamanan di tanah milik Pemprov DKI Jakarta tersebut namun diganggu oleh preman tersebut. Menurut Teguh, pihaknya meminta bantuan polisi karena menghindari bentrok di wilayahnya."Kemarin Agustus sudah melakukan pengamanan tapi diganggu LMP. Kita tidak mau benturan dan lebih pada upaya persuasif makanya minta bantuan Polda Metro Jaya," terang dia.Selain itu, dia juga mengungkapkan tanah tersebut rencananya akan digunakan untuk perluasan Waduk Ria Rio. Sebagian lagi akan digunakan sebagai lahan hijau."Ini tanah Pemprov DKI untuk perluasan Ria Rio. Nati juga dibuat lahan hijau," pungkas dia.
Camat Pulogadung: Waduk Ria Rio sudah aman tapi diganggu ormas
Camat Pulogadung Teguh Hendrawan mengatakan, preman itu sudah menduduki lokasi itu sejak Januari lalu.
Advertisement
Rekomendasi