Emosi, Ahok sebut Disparbud tak profesional kelola bus wisata

Disparbud DKI Jakarta dinilai sengaja menghambur-hamburkan uang untuk mengelola bus tingkat tersebut.

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
Emosi, Ahok sebut Disparbud tak profesional kelola bus wisata
Bus tingkat wisata. ©2014 Merdeka.com/Imam Buhori

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku kecewa dengan kinerja Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) yang tidak mampu mengelola lima unit bus tingkat wisata secara profesional. Bahkan, Disparbud DKI Jakarta dinilai sengaja menghambur-hamburkan uang untuk mengelola bus tingkat tersebut."Pengoperasian bus tingkat itu tidak profesional. Sistem di Disparbud itu terlalu kaku. Jam 9 baru jalan, pakai polisi, pakai guide, ngapain ngabisin duit begitu?," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (18/6).Ahok menilai Disparbud sangat aneh lantaran mengomersialkan tiket bus tingkat wisata yang dibeli pada awal 2014 lalu. Namun, Ahok tidak setuju dengan rencana tersebut. Dia meminta Disparbud menggratiskan tiket untuk bus tingkat wisata."Dinas pariwisata itu aneh-aneh saja itu. Saya sudah bilang ini aneh, dulu mau jualan tiket terus saya bilang siapa yang mau beli ribet begini. Kenapa enggak naik saja? Ini memang aneh-aneh di Disparbud," kata dia.Ahok mengaku dirinya sering mendapatkan laporan jam operasional bus tingkat yang tidak menentu. Namun, Politisi Gerindra ini memaklumi lantaran unit bus tingkat belum cukup. Tetapi, Ahok mengkritik petugas atau pramudi bus tingkat wisata yang menurunkan penumpang sembarangan dengan alasan jam kerja mereka telah selesai."Enggak benar itu (menurunkan penumpang sembarangan). Banyak orang pakai bus wisata untuk makan siang di luar kantor tapi pas baliknya enggak ada bus, gila itu," pungkas dia.

Rekomendasi