Ahok sebut juru parkir liar ganggu ketertiban umum

Di jalan-jalan ibu kota masih banyak dijumpai juru parkir liar.

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
Ahok sebut juru parkir liar ganggu ketertiban umum
Cabut Pentil di Menteng. ©2013 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) mengatakan juru parkir liar yang ada di persimpangan jalan sangat mengganggu ketertiban umum. Dalam Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang ketertiban umum, juru parkir liar dilarang."Enggak boleh itu, karena melanggar ketertiban umum," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (5/6).Ahok tidak setuju dengan rencana Dirlantas Polda Metro Jaya yang bakal membina para juru parkir liar. Menurut Ahok , lebih baik juru parkir liar tersebut dipulangkan ke kampung halamannya ketimbang dibina terlebih dahulu."Dibina? Bukan dibinasakan kan? Entar dikirim ke kampung halamannya," katanya.Di jalan-jalan ibu kota masih banyak dijumpai juru parkir liar. Mereka biasanya menawarkan pada para pengendara untuk parkir di pinggir jalan. Juru parkir ini tidak resmi.

Rekomendasi