Selama 2 bulan alat berat hancurkan eceng gondok Waduk Pluit

Alat pencacah seharga Rp 2 miliar itu akan didemonstrasikan di Waduk Pluit.

Dharmawan Sutanto
Oleh Dharmawan Sutanto - Reporter
Selama 2 bulan alat berat hancurkan eceng gondok Waduk Pluit
Eceng gondok di Waduk Pluit dibersikan. ©2013 merdeka.com/arie basuki

Semakin meluas dan tumbuhnya tanaman eceng gondok di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, membuat Walikota Jakarta Utara, Heru Budi Hartono berencana mendatangkan 1 unit alat mesin penghancur eceng gondok, Juni nanti.Selain itu, lanjut Heru, mesin penghancur eceng gondok asal China di peroleh dari salah satu perusahaan alat berat asal Surabaya, Jawa Timur.Lebih lanjut Heru menjelaskan, bulan Maret lalu ia sempat bertemu dengan pengusaha alat berat tersebut. Dari pertemuan itu, pengusaha tersebut berencana akan mendemonstrasikan alat pencacah seharga Rp 2 miliar itu di Waduk Pluit.Menurut Heru, pengaplikasian alat ini di permukaan Waduk Pluit dengan harapan para pengusaha atau perusahaan negeri mau menyumbangkan dananya membeli alat tersebut."Selama dua bulan alat ini akan beroperasi mencacah eceng gondok di Waduk Pluit. Saya juga telah berkoordinasi dengan PT Pelindo, mereka tertarik untuk menyumbang alat itu," kata Heru, Rabu (21/5).Sementara itu, Kepala Seksi Pemeliharaan Tata Air Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta, Joko Susetyo mengatakan, saat ini ke dalaman Waduk Pluit baru sebatas 3-4 meter saja. Karena dirasa masih dangkal, rencananya waduk tersebut akan dikeruk kembali melalui dana Tanggung Jawab Sosial (CSR) PT Intiland selama dua hingga tiga tahun ke depan.Joko mengatakan, hingga kini proyek normalisasi waduk belum berjalan. Ia berencana akan mengingatkan perusahaan yang bergerak di bidang properti tersebut untuk menempati janjinya mengeruk lumpur waduk.Menurut Joko, pada tahun 2013 PT Intiland bersedia mengerjakan proyek normalisasi Waduk Pluit menggunakan dana CSR nya. Oleh karena itu, ketika penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2014, Dinas PU tidak mencantumkan biaya proyek normalisasi Waduk Pluit."Ini kan sifatnya dana CSR atau sumbangan dari PT Intiland ke Pemprov, sebetulnya bukan domain kita. Tapi nanti kita akan ingatkan ke mereka untuk menormalisasi Waduk Pluit," kata Joko.

Rekomendasi