Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dien Emmawati membantah balita Muhammad Fauzian Syahputra ditolak dan dilempar-lempar oleh pihak rumah sakit. Balita berusia 11 bulan tersebut saat ini dirawat di RSUD Tarakan, Gambir, Jakarta Pusat.Dien menambahkan, saat ini kondisi Fauzian sudah ditangani dengan baik di RSUD tersebut. Kondisi Fauzian pun sudah mulai mengalami kesadaran. "Sudah ditangani dengan benar, ada dokter anaknya. Sekarang dalam kondisi diinfus, kita tunggu perbaikannya," ujar Dien di RSUD Tarakan, Jumat (9/5).Dien kemudian menjelaskan kronologis sampai beredar kabar penolakan dari rumah sakit dan diminta membayar hasil pemeriksaan di RS Royal Taruma sebesar Rp 70 juta. Padahal, Fauzian telah memiliki Kartu Jakarta Sehat (KJS)."Fauzian itu pertama ditangani oleh Puskesmas Kebonjeruk, sebelumnya ke dokter pribadinya. Kemudian hasil laboratoriumnya tidak bagus, kemudian dirujuk ke RS Budi Kemuliaan. Namun, karena fasilitasnya kurang memadai, dia akhirnya harus dirujuk," jelas dia.Setelah itu, paman Fauzian mencari-cari rumah sakit yang fasilitasnya memadai tanpa adanya surat rujukan dari RS Budi Kemuliaan. Akhirnya, paman Fauzian mendapatkan RS yaitu RS Royal Taruma, Jakarta Barat. Dien mengakui ada kesalahan dari RS Budi Kemuliaan, karena seharusnya pihak RS yang mencarikan RS rujukan."Dalam posisi di Royal Taruma sebetulnya Fauziannya tidak dibawa-bawa, tetapi pamannya yang cari ke sana ke mari, sebetulnya kan kita punya mekanisme (call center) 119 itu bisa dikontak," kata dia.Fauzian harus membayar uang muka belasan juta rupiah di RS Royal Taruma. Uang muka tersebut merupakan patungan dari para tetangganya. Lantaran, ayah Fauzian hanya memiliki pekerjaan sebagai tukang bubur. Dien menyesalkan pihak RS Royal Taruma menagih uang kepada keluarga Faizan."Dalam kondisi emergency dia boleh masuk ke mana saja. Tapi uang yang diminta oleh RS Royal Taruma harus dikembalikan lagi. Karena nanti tagihannya akan dibayar oleh BPJS, intinya di situ," pungkas dia.
Dinkes DKI bantah tolak rawat balita Fauzian
Pemprov berdalih, pihak RS tempat Fauzian dirawat sebelumnya tak memberikan rekomendasi rujukan ke RS mana.