4 Kejanggalan pengakuan Jokowi soal kapalnya yang terbakar

Pengakuan Jokowi ini kembali menimbulkan tanda tanya. Kejadiannya lebih setahun lalu, tapi mengapa baru diungkap?

Anwar Khumaini
Oleh Anwar Khumaini - Reporter
4 Kejanggalan pengakuan Jokowi soal kapalnya yang terbakar
Blusukan Jokowi kampung deret. ©2013 Merdeka.com/Ari Basuki

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi mengaku kapalnya pernah disabotase hingga terbakar. Peristiwa ini terjadi saat Jokowi mau mengunjungi Kepulauan Seribu, tahun lalu.Pengakuan Jokowi ini kembali menimbulkan tanda tanya. Kejadiannya lebih setahun lalu, tapi mengapa baru diungkap sekarang? Hal yang sama juga dilakukan Jokowi saat mengaku rumahnya telah disadap. Kejadiannya Desember tahun lalu, tapi baru diungkap sekarang. Yang mengungkap pun juga tak langsung Jokowi , melainkan Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo .Ada beberapa kejanggalan soal sabotase kapal Jokowi hingga akhirnya kapal itu pun terbakar, seperti yang berhasil dihimpun merdeka.com, Selasa (25/2):

Kepala Seksi Prasarana dan Angkutan Laut Dinas Perhubungan DKI Jakarta Kamaru Zaman membantah kapal Jokowi terbakar karena sabotase.Menurut Kamaru, kapal patroli tersebut murni terbakar akibat hubungan pendek arus listrik. Peristiwa tersebut terjadi 22 Desember 2012 sekitar pukul 22.00 WIB.Menurut Kamaru, ketika itu kapal patroli VIP 2 tersebut baru saja diisi bahan bakar di sebelah barat Dermaga Marina Ancol, Jakarta Utara. Saat sedang dibersihkan, terjadi hubungan arus pendek pada aki kapal. Api kemudian membesar hingga seorang awak kapal mengalami luka-luka.Kapal itu semestinya digunakan oleh Jokowi pada Minggu keesokan harinya untuk perjalanan ke Kepulauan Seribu."Kejadian itu sudah dilaporkan ke polisi dengan berita acara kebakaran. Tidak benar kalau ada sabotase," tegas Kamaru Zaman, Senin (24/2).

Kasus penyadapan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang belum lama terungkap, ternyata bukan ancaman pertama yang diterima. Jokowi mengaku pernah menerima teror yang lebih mengerikan.Jokowi membenarkan, jika kapalnya pernah meledak ketika ingin menuju ke Kepulauan Seribu. Untungnya, sebelum berangkat kapal yang akan ditumpanginya meledak."Iya itu kejadian tahun lalu," jelas Jokowi usai meninjau perbaikan gorong-gorong di Jalan S Parman, Jakarta Barat, Senin (24/2) kemarin.Namun Jokowi mengaku tidak akan memperpanjang masalah itu, karena menurutnya kejadiannya sudah lama. "Tapi sudahlah itu sudah lama kejadiannya.Selain kapal meledak, ban mobil Jokowi juga pernah dirobek. Namun Jokowi enggan mengungkitnya. Karena kejadian itu sudah terjadi tahun lalu dan dirinya lupa persisnya kapan.

Politisi Senior PDIP Sidarto Danusubroto membenarkan jika Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) tidak hanya disadap. Namun, kata Sidarto, Jokowi juga pernah mendapatkan ancaman kapal yang ditumpangi bakal diledakkan."Keterlaluan itu, itu tidak omong kosong, betul-betul," ujar Sidarto kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/2) kemarin.Pria yang kini menjabat sebagai Ketua MPR itu mengaku mendapatkan informasi tersebut langsung dari Jokowi."Dua Bulan lalu saya denger dari beliau sendiri. Itu betul-betul orang profesional yang melakukannya dan sekarang sudah dibersihkan oleh profesional juga," jelasnya.Sidarto menampik jika apa yang diungkap Jokowi soal sadap dan sabotase bukanlah pencitraan. Alat peledak yang ditancapkan di kapal dimana Jokowi naik bukanlah alat murahan."Bukan dari Glodok lalu dipasang. Saya sudah denger dari Jokowi 2 bulan lalu," tandasnya.

Setelah ramai kasus penyadapan rumah Jokowi, kini muncul lagi pengakuan mantan Wali Kota Solo tersebut bahwa kapal yang hendak dia tumpangi disabotase hingga terbakar. Sama seperti kasus penyadapan, peristiwa terbakarnya kapal Jokowi ini juga terjadi tahun lalu.Kalau memang ini adalah kasus yang membahayakan Jokowi, kenapa orang nomor satu di DKI Jakarta tersebut tidak lapor saja kepada pihak yang berwajib agar segera diusut."Publik akan melihat bahwa PDIP sendiri harusnya jauh lebih elegan dalam memainkan isu. Kalau isu seperti ini kan sensitif," kata pengamat politik Gun Gun Heryanto beberapa waktu lalu saat ditanya kasus penyadapan kediaman Jokowi.Soal sabotase ini, sudah langsung dibantah oleh Kepala Seksi Prasarana dan Angkutan Laut Dinas Perhubungan DKI Jakarta Kamaru Zaman. Menurutnya, kapal patroli tersebut murni terbakar akibat hubungan pendek arus listrik. Peristiwa tersebut terjadi 22 Desember 2012 sekitar pukul 22.00 WIB.

Rekomendasi