Kerjasama antarpemda atasi banjir baru wacana

"Kalau saya lihat keinginan ada yah tapi kan keinginan dan realisasi belum ada, sekarang ini kan tahun pemilu."

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kerjasama antarpemda atasi banjir baru wacana
Banjir. ©2013 Merdeka.com

Banjir yang melanda Jakarta dan sekitarnya dapat diatasi apabila ada koordinasi antarpemerintah daerah. Para kepala daerah di Jabodetabek sebaiknya bertemu untuk menyelesaikan persoalan ini."Lihat saja contoh Pemprov DKI Jakarta dengan Pemkot Depok bagaimana? Kemarin juga Banten menolak. Persoalannya bukan menolak atau menerima, tapi masing-masing kalau dipertemukan saya kira jadi lain, malah mendapatkan hasil solusi," ujar Peneliti Senior Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI Jan Sopaheluwakan, di Gedung LIPI, Jakarta Selatan, Kamis, (23/14).Meski pemerintah daerah memiliki kepentingan masing-masing dalam menyelesaikan masalah banjir, menurutnya, saat ini solusi yang diberikan hanya sekadar wacana. "Kalau saya lihat keinginan ada yah tapi kan keinginan dan realisasi belum ada, sekarang ini kan tahun pemilu. Memikirkan diri sendiri saja," katanya.

Topik pilihan: Banjir Manado | Gunung Sinabung Meletus


Lebih lanjut, dia memberikan solusi atas dari banjir tersebut yakni membuka ruang hijau di wilayah selatan Jakarta sebagai daerah resapan air dan ruang biru di kawasan utara yang berfungsi sebagai tampungan genangan air."Inti dari bencana banjir di Jakarta adalah pada pengelolaan kepadatan tata ruang," pungkasnya.Sekadar diketahui, dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta dari 14 Januari sampai 21 Januari 2014 tercatat 24 kecamatan, 100 kelurahan, 444 RW dan 1.227 RT telah digenangi air. Sedangkan untuk korban jiwa mencapai 12 korban tewas dan 62.819 jiwa yang mengungsi akibat banjir di Jakarta dan sekitarnya.

Rekomendasi