Bagi pengendara sepeda motor sebaiknya harus berhati-hati. Sebab ranjau paku yang ditebar orang tidak bertanggung jawab ini siap menggembosi ban sepeda motor anda.
Meskipun sudah ada tim Sapu Bersih (Saber) yang siap memunguti setiap paku di jalanan, penebar paku tidak jera dan terus melakukan aksinya di sepanjang jalan dari Grogol menuju ITC Roxy Mas.
Paku bertebaran di mana-mana dan selalu ada korban, tanpa harus jauh-jauh, pengendara bisa menemukan 'pahlawan' yang siap membantu. Namun, tukang tambal ban itu mematok harga yang fantastis.
Di sekitar Terminal Grogol ada satu tukang tambal ban yang banyak 'pasien' mengantre. Keluhan mereka sama yaitu ban mereka bocor terkena paku.
"Saya enggak tahu apa-apa mas, saya cuma niat nolong doang. Kalau siapa-siapa yang nyebar saya beneran enggak tahu," kata Udin (32), bukan nama sebenarnya, kepada merdeka.com, Jumat (29/3).
Udin menjelaskan sepanjang dia menjadi tukang tambal ban dia tidak pernah berbuat sekeji itu. Menurutnya yang menyebarkan paku hanyalah orang-orang iseng belaka.
Di tengah obrolan itu, tiba-tiba seorang ibu memotong pembicaraan. Dia mengaku tidak percaya pengakuan Udin.
"Mana ada maling ngaku, kalau enggak nebar paku dapet duit dari mana tukang tambal ban kalau enggak nebar paku di jalanan, jangan sok pura-pura baik deh," ujarnya sambil sedikit berteriak.
Tukang tambal ban yang tidak terima dengan ucapan ibu itu langsung balik membalas perkataan ibu yang memakai motor Yamaha Mio berwarna merah tersebut.
"Kalau ibu enggak suka jangan di sini, cari aja tukang tambal ban lain. Masih banyak yang antre mau tambal ban. Saya sibuk saya enggak ada waktu ngeladenin ibu-ibu dan wartawan," ucap Udin dengan nada emosi.
Mendengar ucapan Udin, ibu itu langsung mendorong motornya dan mencari tukang tambal ban lain.
Sementara itu, petugas Saber yang sedang bertugas di sekitar Flyover Roxy mas mengatakan, setiap hari dirinya bisa mendapatkan satu kilo paku yang bertebaran di sekitarnya. Dia pun heran masih ada orang-orang yang iseng berbuat seperti itu karena paku-paku itu terlihat masih baru dan masih sangat tajam.
"Saya juga tidak tahu siapa yang iseng tapi kalau kata orang-orang ya paling tukang tambal ban supaya bisa dapet duit," pungkasnya.