Perayaan tahun baru China atau Imlek bertepatan dengan hari Minggu, 10 Februari. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku tidak akan merayakan Imlek dengan menggelar open house. Baik di rumah pribadinya ataupun di rumah dinas wakil gubernur.Ada cerita-cerita Ahok soal Imlek. Termasuk kenangannya mengumpulkan amplop saat masih kecil. Berikut di antaranya:
Advertisement
Perayaan Imlek sudah membudaya di Indonesia, khususnya bagi mereka warga negara Indonesia yang merupakan keturunan China.Bagaimana dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) merayakannya? Apa saja persiapan khusus orang nomor dua Jakarta ini?"Waduh, aku enggak ada persiapan Imlek dari dulu," kata Ahok. Walaupun tidak ada persiapan khusus, Ahok yang merupakan keturunan China ini tetap merayakan Imlek. "Ngerayain gimana ya? Ya ke rumah yang tua-tua yang kenal aja, bawa anak-anak dapat angpao, lumayan lah, hehehe," kata Ahok dengan tertawa.Berbeda dengan perayaan Natal. Saat merayakan Natal, Mantan Bupati Belitung Timur ini menggelar open house bagi kolega-koleganya dan masyarakat sekitar. Tetapi untuk Imlek tidak demikian adanya. "Enak aja open house, enggak, open house melulu," ujarnya singkat.
Advertisement
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang notabene keturunan Tionghoa mengaku masih ingat masa-masa kecil saat merayakan Imlek. Dia mengaku mendapatkan angpao di masa kecilnya merupakan hal yang berkesan. Pasalnya, dia selalu mengumpulkan angpao sebanyak-banyaknya saat imlek."Waktu kecil dapat angpao, aku lupa berapa tapi itu yang penting kumpulin aja,"kata Ahok sembari tertawa lepas.Untuk Imlek nanti, dia tidak ketinggalan akan bagi-bagi angpao kepada saudara-saudaranya. Selain itu, dia akan memberikan angpao kepada orangtuanya."Ada lah nanti itu, buat orangtua ada juga," tandasnya.
Advertisement
Bertepatan dengan Imlek, Ahok mengaku kalau dirinya akan menggelar rapat dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi)."Paling pas Imlek saya berkunjung ke tiga atau empat teman dekat lah. Terus habis itu aku ada rapat malah. Rapat sama Pak Gubernur di malam hari. Sudah diagendakan Minggu. Pokoknya lagi Imlek lupa Imlek," jelasnya.Mantan Bupati Belitung Timur ini mengaku jika dirinya dari dulu dan keluarga besarnya jarang merayakan Imlek. Bahkan saat Imlek, justru dia bersama ayahnya pergi ke Jakarta. Ketika ayahnya meninggal, justru hari libur Imlek digunakan Ahok untuk bekerja."Dari zaman bapak saya, jarang ya. Hampir nggak pernah merayakan Imlek. Justru open house itu pas perayaan tahun baru. Dari kecil seperti itu. Saat Imlek, dulu suka ke Jakarta. waktu bapak saya tidak ada (meninggal), Imlek malah saya gunakan untuk bekerja," cerita Ahok.
Advertisement
Ahok mengaku tidak memiliki ritual khusus dalam perayaan Imlek. "Aku ga tahu, tapi ada sembahyang di rumah, cuma kita ga ikuti itu,"kata Ahok di Balaikota Jakarta, Rabu (6/2).Makanan khusus yang harus tersedia seperti harus ada babi panggang atau jeruk mandarin tidak terlalu dipentingkan. Namun, Ahok tidak menampik jika ritual seperti itu dilakukan oleh keturunan warga Tionghoa. Kendati demikian, mantan anggota Komisi II DPR ini mengaku masih tetap melakukan tradisi bagi-bagi angpao. "Ya paling saya kasih ke anak-anak dan saudara-saudara dekat. Tinggal isinya kita atur, ada yang 20 ribu, 50 ribu sampai 100 ribu ha ha ha," kata Ahok.