Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting dalam Pilgub DKI Jakarta 2012 suara pemilih muslim terbelah. Sekitar 48,1% pemilih yang beragama Islam memilih pasangan Jokowi-Ahok dan sekitar 51,9% pemilih memilih pasangan Foke-Nara.
Sedangkan untuk pemilih non-muslim hampir 60 persen memilih pasangan Jokowi-Ahok."Agama juga berpengaruh penting. Hampir semua non-muslim memilih Jokowi-Ahok, tapi pemilih muslim terbelah," ujar Burhanuddin Pengamat politik dari LSI, di Morrisey, Minggu (23/9).Burhanuddin mengatakan, untuk survei sekularisasi politik, 44,5% responden muslim setuju bahwa Islam melarang pemimpin dari non-Muslim. Sekitar 49.8% responden muslim setuju bahwa Islam tidak melarang memilih pemimpin dari non-muslim. Sisanya sekitar 5,7% responden tidak berkomentar atau tidak tahu terkait hal ini. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat muslim Jakarta cukup sekuler perilaku politiknya."Yang yakin bahwa Islam mengharuskan memilih pemimpin beragama Islam ternyata tidak mayoritas (44%). Dan ini membantu kemenangan Jokowi-Ahok," ujarnya.