Hendardji Soepandji sekeluarga tidak bisa memberikan hak suaranya dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta, Rabu (11/7) mendatang. Pasalnya hingga hari ini, Cagub DKI Jakarta dengan nomor urut 2 itu belum mendapat kartu pemilih."Belum terima surat panggilan pemungutan suara, termasuk saya, anak, ibu, 9 anggota keluarga termasuk 2 pembantu rumah tangga saya," ujar Hendardji, calon gubernur DKI yang diusung dari jalur independen itu kepada merdeka.com di Pakubuwono, Senin (9/7).Menurut Hendardji, bukan keluarga besarnya saja yang belum dapat kartu pemilih tapi sebagian besar pendukungnya juga belum dapat kartu pemilih. "Birokrasi bobrok, hampir 40 persen pendukung saya juga belum mendapatkan kartu pemilih sampai saat ini," kata pasangan Ahmad Riza tersebut.Pensiun dari tugas kemiliteran dengan jabatan terakhir sebagai Aspam Kasad, suami dari dr Ratna Rosita, Hendardji belakangan sering muncul di media massa. Bukan tanpa alasan tentunya, karena adik dari Hendarman Soepandji ini merupakan salah satu calon Gubernur DKI Jakarta 2012-2017 yang mencalonkan diri bersama Ahmad Riza Patria melalui jalur independen.Layaknya pasangan cagub yang lain, pasangan tersebut menunjukkan visi misinya yang berjanji akan merevitalisasi kawasan Jakarta dengan penambahan ruang terbuka hijau seluas 30% dari luas wilayah Jakarta. Tak hanya itu, pasangan ini juga berencana akan menjadikan wilayah Jakarta Utara menjadi water front city dan wilayah Jakarta Selatan sebagai barrier eco system yang mana kesemuanya berujung pada pengurangan jumlah dan titik-titik yang rawan banjir.
Hendardji sekeluarga terancam tak bisa nyoblos
Menurut Hendardji, bukan keluarga besarnya saja yang belum dapat kartu pemilih tapi sebagian besar pendukungnya juga.
Advertisement
Rekomendasi