Hot Issue

PPSU Dianiaya Pacar Ingin Damai, Keluarga Ngotot Proses Hukum

Rabu, 10 Agustus 2022 19:40 Reporter : Lydia Fransisca
PPSU Dianiaya Pacar Ingin Damai, Keluarga Ngotot Proses Hukum Lurah Kuningan Barat Agus Muharam datangi rumah PPSU viral dianiaya Pacar. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - E, petugas PPSU perempuan yang dianiaya hingga ditabrak motor oleh Z, pacarnya mengaku ingin berdamai. Kehilangan pekerjaan, dirasa E sudah cukup menampar Z.

"Saya pilih damai kenapa? saya enggak mau orang yang pernah di hati saya (dihukum). Apalagi dia sudah juga kehilangan pekerjaannya. Sudah jadi hukuman yang sudah dia terima. Saya kasihan. Kalau untuk deket (lagi) mungkin enggak," kata E saat berbincang dengan merdeka.com, Rabu (10/8).

Namun, keluarga E tetap ingin memproses kejadian ini secara lebih lanjut.

"Yaudah enggak usah bela cowo kayak gitu. Saya, adik saya, anak-anaknya dia (E), mama saya, keluarga saya di mana-mana mendukung untuk melanjutkan (kasusnya). Okelah E maafin secara pribadi, tapi secara hukum terus berjalanlah," kata Eni.

E juga mengatakan bahwa Z telah mengakui kesalahannya dan ia telah memaafkan Z.

"Manusia enggak luput dari kata salah dan khilaf. Itu akan saya maafin. Karena apa? dia udah pernah ada di hati saya. Akan saya maafkan sebesar-besarnya, berlapang dada. Apa yang dia lakukan (ke saya), saya ikhlas."

"Dengan kejadian ini, mungkin jadi pelajaran buat dia mungkin ke depannya lebih baik lagi," katanya.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, Kapolsek Mampang Kompol Supriadi mengungkapkan, petugas Penanganan Prasarana dan Sarankan Umum (PPSU) Rawa Barat yang berinisial Z sebagai tersangka.

"Sudah. Sudah. Sudah kita tetapkan dia tersangka, (atas Pasal) 351 (tentang) Penganiayaan," katanya ketika dihubungi Merdeka.com, Rabu (10/8).

Adapun Z telah ditangkap pada Selasa (9/8) lalu. Selain itu, E selaku korban penganiayaan juga datang ke Polsek Mampang selaku saksi dan pembuat laporan kepada polisi.

Penyidik saat ini masih mendalami kronologis hingga motif pelaku tega melakukan penganiayaan kepada pacarnya.

Untuk diketahui, beredar di media sosial seorang petugas PPSU (Penanganan Prasarana & Sarana Umum) dianiaya sesama rekannya. Usut punya usut, petugas PPSU perempuan itu merupakan kekasih dari si pelaku penganiayaan.

Adalah E, korban penganiayaan oleh Z. Keduanya bekerja sebagai petugas PPSU, hanya berbeda kelurahan. E petugas PPSU di Kelurahan Bangka, Z di Kelurahan Rawa Barat, DKI Jakarta.

Lurah Bangka Firdaus Aulawy membenarkan peristiwa tersebut. Firdaus juga mengatakan bahwa Z berpacaran dengan E.

"Pelaku di video itu laki-laki berstatus PPSU Rawa Barat. Yang perempuan pacarnya, dia berstatus PPSU Kelurahan Bangka. Kejadiannya kemarin pukul 12.30 Wib, ketika istirahat," kata Firdaus.

Cemburu

Berdasarkan keterangan Firdaus, E mengatakan bahwa kejadian ini dilatarbelakangi cemburu. E juga mengaku dalam keadaan baik secara fisik maupun mental. Selain itu, dia menyatakan kejadian ini merupakan hal biasa dan sudah beberapa kali terjadi.

"Karena cemburu kejadiannya. Kondisinya dia (E), menurut dia sendiri dalam keadaan baik-baik saja, secara fisik maupun mental. Menurut dia, ini hal yang biasa terjadi, udah beberapa kali terjadi. Mungkin entah gimana, tapi enggak ada niat mengadukan pacarnya ini," kata Firdaus. [rhm]

Baca juga:
Anies Kecam Petugas PPSU Aniaya Pacar: Tidak Ada Ruang Bagi Kekerasan dan Pelecehan
Reaksi Keluarga PPSU Dianiaya Pacar: Dia Bukan Siapa-Siapa Sudah Begitu
Petugas PPSU Penganiaya Pacar Jadi Tersangka
Lurah Kuningan Barat Datangi Rumah PPSU Viral Dianiaya Pacar hingga Ditabrak Motor
Anies Beri Pendampingan Hukum ke Korban Penganiayaan Petugas PPSU
Viral PPSU DKI Aniaya Pacar, Anies: Tindakan Brutal, Tidak Bisa Ditolerir

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini