Pemprov DKI Gandeng Perusahaan Prancis Kembangkan Jaringan & Layanan MRT

Kamis, 26 Mei 2022 10:23 Reporter : Bachtiarudin Alam
Pemprov DKI Gandeng Perusahaan Prancis Kembangkan Jaringan & Layanan MRT Penumpang LRT Jakarta di Stasiun Velodrome. ©2022 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta mengandeng perusahaan perkeretaapian asal Prancis untuk pengembangan jaringan dan layanan MRT. Upaya tersebut untuk mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 30 persen pada 2030 sesuai komitmen pada Paris Agreement.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjelaskan kerja sama ini dilakukan untuk mewujudkan masa depan transportasi perkotaan melalui pengembangan jaringan MRT Jakarta.

"Kita semua menghadapi krisis iklim yang sama, perlu kerja kolaborasi dalam menyikapinya. Kita harus berpikir jauh ke depan, mendorong perubahan yang lestari dan berkelanjutan. Dalam hal ini, MRT Jakarta akan menjadi tulang punggung dari perubahan mobilitas di Jakarta,” kata Anies dalam siaran persnya, dikutip Kamis (26/5).

Kerja sama yang disepakati dalam forum Investing in Urban Regeneration Forum 2022 (Forum Investasi Pembangunan Kota). PT MRT Jakarta telah menginisiasi kegiatan tersebut dengan melibatkan pelaku industri besar perkeretaapian di Prancis.

Guna menjawab tantangan terbesar dalam mengubah paradigma bermobilitas dari car oriented development menjadi transit oriented development yakni memakai fasilitas transportasi umum di sebuah kota yang hampir berusia 500 tahun ini.

“Sebagai kota yang baru memulai MRT dibanding kota-kota metropolis dunia lainnya, di mana dari 240 kilometer jaringan MRT yang direncanakan, sekarang baru kita mulai dengan 16 kilometer, untuk itu kerja sama dibutuhkan," kata Anies.

Pemprov DKI dan dua perusahaan industri perkeretaapian ternama milik Prancis telah meneken nota kesepahaman. Pertama, bersama Alstom terkait kerja sama Solusi Sistem Perkeretaapian yang mencakup skema pengadaan rolling stock, sinyal, infrastruktur serta layanan MRT Jakarta.

"Kita ingin bertukar pengalaman dan gagasan dari kota-kota dunia yang sudah lebih dulu mengadopsi sistem mobilitas lestari, seperti Paris,” imbuhnya.

Penandatanganan nota kesepahaman dengan dua perusahaan besar di bidang industri perkeretaapian Prancis merupakan upaya MRT Jakarta menghadirkan masa depan transportasi di Indonesia.

2 dari 2 halaman

Direktur Utama MRT Jakarta, William Sabandar berharap kerja sama ini bisa menghadirkan wajah baru transportasi Jakarta sebagai masa depan pusat ekonomi baru dan terbarukan di Indonesia.

“Dengan Alstom, kita akan melihat kerja sama untuk membangun sistem perkeretaapian perkotaan yang paling tepat untuk Jakarta, baik dari aspek kereta, persinyalan, infrastruktur serta layanan MRT Jakarta," sebutnya.

"Sedangkan dengan Thales, kita akan menjajaki aspek teknologi dan solusi teknis terkait sistem tiket dan pembayarannya untuk pengembangan MRT Jakarta selanjutnya,” tambahnya..

Untuk diketahui, Alstom adalah perusahaan Prancis yang membuat TGV, kereta cepat pertama di Eropa. Sedangkan, Thales merupakan perusahaan teknologi yang terlibat dalam modernisasi sistem persinyalan kereta bawah tanah London Underground dan kereta cepat Turki. [ray]

Baca juga:
Kondisi Terkini Terowongan MRT Bundaran HI-Monas
Anies Temui Menteri Perdagangan Inggris Jajaki Kerja Sama Proyek MRT
Anies Hari Ini Bertolak ke Eropa, Bahas Kerja Sama Transportasi hingga Smart City
H+2 Lebaran 2022, 47.047 Penumpang Gunakan MRT
Selama Libur Lebaran MRT Beroperasi Pukul 06.00-22.30 WIB dan Siapkan Banyak Promo

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini