Pemprov DKI Berharap Pencari Suaka Segera Dipindah dari Trotoar Kebon Sirih

Rabu, 10 Juli 2019 18:02 Reporter : Merdeka
Pemprov DKI Berharap Pencari Suaka Segera Dipindah dari Trotoar Kebon Sirih Imigran di Kebon Sirih. ©2019 Liputan6.com

Merdeka.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Saefullah menjelaskan, saat ini pihaknya tengah membahas keberadaan pencari suaka dari Afghanistan yang mendirikan tenda di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Hal ini menyusul pernyataan Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi yang menyebut bahwa para imigran akan dipindahkan ke Jakarta Islamic Center. Saat ini, totalnya ada sekitar 260 imigran yang menempati trotoar Kebon Sirih.

"Untuk menyikapi ini, tadi kita sudah melakukan rapat koordinasi dengan Kemenlu, Kemendagri, juga setelah ini tadi Kemenlu dan TNI juga kita minta saran-sarannya. Kemenlu akan rapat dengan UNHCR, kita tunggu seperti apa," ujarnya di Balai Kota, Jakarta, Rabu (10/7).

Menyangkut lokasi pemindahan, dia menyebut kemungkinan ditempatkannya para imigran dekat pusat penampungan milik UNHCR di Kalideres, Jakarta Barat. Hal ini agar koordinasi dapat dilakukan dengan mudah.

"Kita coba tidak jauh dari kantornya yang di Kalideres. Kan di situ sebetulnya dulu mereka difasilitasi di situ. Nah, ada kekurangan bahan makanan, makanya mereka lapor ke UNHCR di sini. Supaya didengarkan mereka nginep di situ kan," tuturnya.

Saefullah menjelaskan, Pemerintah Daerah (Pemda) berharap pencari suaka harus segera dievakuasi karena mengganggu kondisi trotoar. Apalagi, saat mereka mendirikan tenda di malam hari.

"Nanti skemanya setelah kita dapat masukan dari Kemenlu dan UNCHR. Nanti kalau memang UNHCR kesulitan dalam mencari tempat? ya UNHCR harus bikin surat ke Pemprov DKI," lanjut Saefullah.

Saefullah menilai bahwa keadaan imigran yang ada saat ini tidaklah sederhana. Sebab, ada aspek politik yang harus dikelola oleh Kemenlu dengan instansi vertikal terkait lainnya.

"Jadi kita sedang menunggu ini, menunggu dari kementrian luar negeri sama UNHCR diskusinya seperti apa. Nanti apa yang Pemprov bisa lakukan, kita lakukan. Sekali lagi demi kemanusiaan dan ketertiban umum," ujarnya.

Dia pun meminta agar Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) segera melakukan pertimbangan atas keberadaan para pencari suaka ini.

"Kalau kita adalah persoalan alasan kemanusiaannya dan kepentingan umum trotoar itu," ucapnya.

Reporter: Ratu Annisa Suryasumirat

Sumber: Liputan6.com [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini