Rumah Susun Milik atau (Rusunami) Bidara Cina, di Jakarta Timur (Jaktim) masih minim sanitasi untuk menampung kotoran manusia yang menghuni sekitar 688 unit hunian yang tersebar di tujuh blok dan empat lantai.
Tak adanya septic tank, membuat warga yang tinggal di Rusunami itu kerap mengeluhkan WC atau toilet Rusunami yang sering mampet dan sulit digunakan. Selain itu, bau tidak sedap pun sering tercium.
Surip (67) misalnya, tinggal di Rusunami Bidara Cina sejak 1995. Ia beserta keluarga pindah ke Rusunami Bidara Cina sejak digusur dari kawasan Kampung Melayu, yang berdekatan dengan Kali Ciliwung.
Menurut Surip, selama lebih kurang 30 tahun tinggal di Rusunami Bidara Cina, masalah septic tank memang menjadi persoalan.
“Dulu sudah ada, tapi dulu kan tidak berjalan mungkin atau gimana yang pertama. Yang itu ditaruh di sebelah sana, di belakang RPTRA, kan tidak jalan itu,” kata Surip ditemui di Rusunami Bidara Cina, Jakarta Timur, Senin (28/7).
Surip tinggal di lantai tiga Rusunami. Katanya, warga yang tinggal di lantai atas termasuk aman dari persoalan WC mampet. Namun, berbeda dengan tetangganya yang tinggal di lantai dasar, di mana mereka kerap komplain karena merasakan dampak langsung dari penuhnya septic tank.
“Lantai 1 mampet, terus ntar ke bawah lantai dasar gitu, udah gitu aja,” ucap dia.
Diakui Surip, kala WC mampet banyak warga yang akhirnya memilih buang air besar di got atau saluran air kecil terbuka lainnya seperti kali hingga sungai terdekat.
“Akhirnya pada ngalirnya ke Kali situ atau ke got ada itu salurannya,” ucap dia.
Advertisement
BAB Sembarang
Effendi (61) juga menyampaikan hal yang serupa. Dia juga mengungkapkan banyak warga yang memilih buang air besar (BAB) ke kali terdekat karena tidak adanya septic tank dan WC yang sering mampet.
“Pada lari ke got karena udah mampet kayaknya,” kata Effendi.
Effendi berujar, selama 7 tahun tinggal di hunian Rusunami Bidara Cina, bau kotoran juga sering tercium saat hujan atau kali mengalami banjir.
“Kali sini, kali mati itu. Kalau banjir ya dari sini aja keluar menguap ke atas,” ujar dia.
Kondisi ini membuat warga penghuni Rusunami Bidara Cina menyambut baik pembangunan 10 septic tank di wilayah Jakarta Timur, termasuk salah satunya di Rusunami Bidara Cina.
Adapun peletakan batu pertamanya di lakukan langsung Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, di Rusunami Bidara Cina pada Senin (28/7/2025). Warga berharap, adanya septic tank bakal membuat proses sanitasi di Rusunami menjadi lebih sehat.