Memaksimalkan Peran Waduk Jakarta untuk Menampung Luapan Air di Musim Hujan

Waduk Lebak Bulus diharapkan mampu menampung luapan debit air bertambah akibat curah hujan yang tinggi.

Johan Oktavianus
Oleh Johan Oktavianus - Reporter
Memaksimalkan Peran Waduk Jakarta untuk Menampung Luapan Air di Musim Hujan
Memaksimalkan Peran Waduk Jakarta untuk Menampung Luapan Air di Musim Hujan (Merdeka.com)

Waduk Lebak Bulus diharapkan mampu menampung luapan air Kali Grogol saat volume debit bertambah akibat curah hujan tinggi.

Pemerintah melalui Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono ingin agar Pemprov DKI dapat memaksimalkan peran waduk yang ada di Jakarta agar dapat menampung limpahan air terutama pada musim hujan.
Dok. Istimewa
Salah satunya, untuk Waduk Lebak Bulus ini diharapkan mampu menampung luapan air Kali Grogol saat volume debit air meningkat akibat curah hujan yang tinggi.
Dok. Istimewa
Di lain sisi, kondisi Waduk Lebak Bulus seluas 4,4 hektar itu juga dapat difungsikan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Ruang Terbuka Publik (RTP).
Dok. Istimewa
Di atas waduk ini juga terdapat jembatan penyeberangan yang menjadi penghubung antara kedua daratan.
Dok. Istimewa
Kondisi waduknya yang tenang pun cukup menarik bagi warga yang memiliki hobi memancing.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Fasilitas Ruang Terbuka Publik (RTP) yang ditawarkan pun menjadi tempat favorit bagi anak-anak untuk bermain layang-layang.

Sebagai informasi waduk seluas 4,4 hektar ini memiliki daya tampung air hingga 44.000 meter kubik.
Dok. Istimewa
Waduk Lebak Bulus ini diharapkan dapat menjadi pengendali banjir untuk kawasan Ciganjur, Cilandak, Kemang, Petogogan, Kebayoran hingga Palmerah.
Dok. Istimewa
Waduk Lebak Bulus akan berfungsi menampung aliran kali atau sungai ketika meluap.
Dok. Istimewa
Rekomendasi