Lampu lalu lintas mati, dua truk tabrakan di Lodan
Merdeka.com - Akibat lampu lalu lintas tak berfungsi, dua buah truk saling menabrak di perempatan lampu merah Lodan, Jakarta Utara, Rabu (27/4) sore.
Iwan (27), sopir truk pengangkut tabung gas elpiji kosong dengan nomor polisi B9388UP, mengalami luka lecet pada telapak tangan sebelah kanan. Pergelangan tangannya terkilir saat mengendalikan kemudi.
"Dikirain si kontainer sono (arah Jl Lodan menuju Tanjung Priok) kagak ngebut kan, yaudah saya masuk aja (arah Gunung Sahari menuju Ancol). Nggak taunya malah beradu ya tabrakan," tutur Iwan di lokasi, Rabu (26/4).
Dalam kondisi lampu lalu lintas mati, dia mengira truk kontainer tersebut akan mengerem. Namun akhirnya terjadilah tabrakan. Belasan tabung gas elpiji kosong yang diangkutnya pun berceceran di jalan.
"Kagak sih, memang lampu merah mati dan polisi yang ngatur tadi gak ada juga. Ya sudah saya masuk aja kan. Saya dari Gunung sahari mau ke Lodan, saya terobos saja dikirain saya emang gak ada kontainer ke arah sini. Ternyata beradu, eh berguling," ungkap Iwan.
Sementara itu, sang supir container Supri (35) mengaku bahwa ia melihat truk yang dikendarai sedang melintas di depannya. Namun, ia tidak sempat untuk mengerem lantaran melaju terlalu cepat.
"Sebetulnya saya tahu truk itu lewat, tapi kalau kontainer kan nginjek remnya kan ga cukup sekali. Ya sudah terjadilah kecelakaan itu," tutup Supri.
Pantauan merdeka.com, usai kecelakaan tersebut, polisi lalu lintas langsung bertindak dan mengatur lalu lintas di perempatan tersebut agar tidak terjadi kecelakaan kembali.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya