Lakukan Penataan 76 RW, Pemprov DKI Anggarkan Rp25,5 M untuk Konsultan

Selasa, 5 November 2019 22:45 Reporter : Merdeka
Lakukan Penataan 76 RW, Pemprov DKI Anggarkan Rp25,5 M untuk Konsultan Kampung Nelayan Cilincing. ©2019 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta berencana melakukan penataan sebanyak 76 rukun warga (RW) di seluruh Jakarta pada 2020. Untuk anggaran konsultan penataan kampung konsep community action plan (CAP) itu dianggarkan sebesar Rp25,572 miliar.

Anggaran itu diajukan dalam kebijakan umum anggaran-prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) untuk anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Sebanyak 22 RW yang berlokasi di Jakarta Barat rencananya akan ditata di tahun 2020 dengan anggaran Rp6,7 miliar. Lokasinya tersebar di sembilan kelurahan.

"Kelurahan Kembangan Utara, Wijaya Kusuma, Krendang, Jembatan Lima, Pekojan, Palmerah, Krukut, Tangki, dan Kalideres," kata Kepala Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jakarta Barat, Suharyanti saat dihubungi, Selasa (5/11).

Dalam konsep CAP kata dia, setiap satu konsultan yang terdiri dari lima tim yang terdiri dari planologi, sipil, arsitek, sosial ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.

Suharyanti menyatakan pekerjaan konsultan itu untuk mengkaji kehidupan masyarakat selama 24 jam untuk mencari aspirasi mereka dalam perbaikan lingkungan setempat.

Bila dalam satu kelurahan terdapat sejumlah RW yang perlu ditata, Suharyanti menyatakan, pihaknya hanya akan menambah tenaga fasilitator dan surveyor saja.

"Karena banyaknya RW itu juga kami tambahkan surveyor, karena satu surveyor untuk lima RW itu enggak mungkin, mengingat waktunya juga kan empat bulan ya kemarin untuk surveyor," papar dia.

Dari CAP ini akan dikaji dan menghasilkan perencanaan pembangunan secara detail dengan melibatkan masyarakat, pemerintah, dan komunitas. Setelah CAP selesai, Pemprov DKI Jakarta mengeksekusi rencana itu dengan sistem Collaborative Implementation Plan (CIP) atau pengerjaan fisik kampung.

Kemudian, terdapat 23 RW untuk wilayah Jakarta Pusat dengan anggaran sebesar Rp8,3 miliar. Sedangkan di wilayah Jakarta Timur terdapat 8 lokasi dengan anggaran Rp3,29 miliar.

Lalu di Jakarta Utara direncanakan CAP di empat RW dengan anggaran Rp1,4 miliar dan enam RW untuk Kabupaten Kepulauan Seribu dianggarkan Rp1,58 miliar.

Sedangkan untuk Jakarta Selatan terdapat 13 RW yang dianggarkan sebesar Rp4,29 miliar.

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com [bal]

Topik berita Terkait:
  1. APBD DKI
  2. Pemprov DKI
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini