Ketua DPRD DKI: Saya Belum Dipanggil Badan Kehormatan Soal Interpelasi

Senin, 18 Oktober 2021 22:42 Reporter : Merdeka
Ketua DPRD DKI: Saya Belum Dipanggil Badan Kehormatan Soal Interpelasi Ketua DPRD DKI Jakarta serahkan LHKPN. ©2019 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi mengaku belum mendapatkan panggilan dari Badan Kehormatan atas pelaporan fraksi penolak hak interpelasi balap mobil listrik atau Formula E. Pelaporan oleh tujuh fraksi tersebut telah dilakukan pada Selasa, 28 September 2021.

"Saya dilaporkan ke Badan Kehormatan DPRD oleh fraksi yang menolak hak interpelasi Formula E. Tapi, sampai sekarang belum juga ada panggilan kepada saya sebagai pihak terlapor," katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/10).

Politikus PDI Perjuangan itu menyatakan menunggu pemanggilan dari Badan Kehormatan. Menurutnya, pemanggilan tersebut merupakan kesempatan untuk menjelaskan soal pelaksanaan rapat paripurna interpelasi.

"Saya tidak akan menghindar. Apalagi berupaya menyelesaikan laporan ini di meja makan. Saya sangat siap memenuhi panggilan BK untuk menjelaskan seterang-terangnya setiap keputusan yang saya ambil," ujarnya.

Dia mengungkapkan, berdasarkan Pasal 133 Peraturan DPRD DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib menafsirkan dengan jelas bahwa Setiap Anggota DPRD dalam rapat DPRD berhak mengajukan usul dan pendapat, baik kepada pemerintah daerah maupun kepada pimpinan DPRD.

"Atas dasar ketentuan tersebut, saya mengakomodir usulan untuk mengagendakan rapat paripurna penyampaian penjelasan anggota dewan pengusul secara lisan atas hak usul interpelasi dalam rapat Badan Musyawarah," jelasnya.

Sebelumnya, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Golkar Basri Baco menyatakan tujuh fraksi penolak hak interpelasi Formula E telah melaporkan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi ke Badan Kehormatan (BK).

Kata dia, pelaporan tersebut terkait dugaan pelanggaran administrasi dalam penyelenggaraan rapat Badan Musyawarah (Bamus).

"Kami menduga ada pelanggaran administrasi terkait undangan bamus dan pelaksanaan paripurna yang tadi digelar sehingga secara ketentuan, maka BK lah tempat kita untuk menyampaikan," kata Baco di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (28/9/2021).

Dia menyatakan laporan tersebut telah diterima oleh pihak Badan Kehormatan DPRD DKI Jakarta. Baco menyebut pihaknya mempunyai kewajiban untuk mengingatkan pihak yang melakukan pelanggaran terkait tata tertib atau tatib yang telah ditentukan.

"Alhamdulillah sudah diterima dan sesuai tadi ketua BK sudah menyampaikan bahwa dalam waktu yang sesingkat-singkatnya akan segera diproses," jelas dia.

Reporter: Ika Defianti/Liputan6.com

Baca juga:
DPRD dan DKI Bisa Diskusi, Wagub Riza Harapkan Tak Perlu Interpelasi soal Formula E
Wagub DKI: Lokasi Formula E Diputuskan Bulan Ini Setelah Survei FEO
Wagub DKI Sebut Lokasi Formula E Diputuskan Bulan Ini
Anies Sambut Baik Pengumuman Jakarta jadi Tuan Rumah Formula E 2022
Muncul di Website Resmi Formula E, Jakarta Resmi jadi Tuan Rumah di 2022
Wagub DKI Pastikan Tidak Ada Anggaran Formula E di APBD Perubahan DKI 2021

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini