Kampanye ke Kalisari, Ahok dikeluhkan banjir setinggi leher
Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama melakukan kampanye di Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Dengan mengenakan kemeja kotak-kotak, dia mendapatkan keluhan mengenai banjir yang masih menggenangi kawasan tersebut.
Basuki atau akrab disapa Ahok ini pertama kali mendatangi RT 08, RW 11 dan singah di kediaman Pak Ampih (56). Mereka membicarakan banjir yang selalu datang ketika musim penghujan tiba, walaupun kini sudah lebih cepat surut dibandingkan sebelumnya.
"Di sini setahun bisa empat sampai lima kali (banjir). Tapi sekarang cepat surut sekarang, kalau dulu dua sampai tiga hari masih banjir. Sekarang 15 menit udah surut," katanya di Puri Capang Indah, Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (27/12).
Pria yang telah tinggal semenjak tahun 1995 ini mengaku puas dengan kinerja mantan Bupati Belitung Timur itu. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah mengurangi debit air yang masuk ke kawasan ini.
"Tadi kata Pak Ahok, rencananya Kali Baru nanti katanya mau dipecah dua jalurnya sebelum masuk sini, biar debit airnya enggak banyak," terangnya.
Kedatangan Ahok ternyata mendapatkan sambutan meriah dari warga. Salah satu warga yang senang dengan kedatangan Gubernur non-aktif DKI Jakarta ini adalah Ibu Mana (62).
Warga RT 11 RW 11 ini sampai rela meninggalkan dapur hanya untuk melihat mantan politikus Gerindra itu. Bahkan dia mengaku tidak percaya bahwa Ahok akhirnya mau datang ke kawasan yang notabenenya masih berantakan.
"Enggak percaya Pak Ahok mau ke sini, ini kan beceran (puing-puing di jalan), saya enggak percaya dia kemari, biasanya Lurah banjir di sini harus dibersihin dulu, kalau ini kan masih kotor. Kok mau Pak Ahok," ujarnya.
Mana mengaku, kediamannya sampai saat ini masih mengalami banjir sampai setinggi leher. Sehingga dia mengharapkan, kedatangan bapak tiga orang anak ini bisa memberikan solusi banjir di kawasan Kalibaru.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya