PSBB Jakarta, Pembukaan Bioskop Kembali Ditunda
Merdeka.com - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total pada 14 September berdampak ke sejumlah sektor hiburan. Pada masa PSBB transisi, bioskop sebagai salah satu kegiatan usaha pada sektor hiburan digadang-gadang akan kembali beroperasi.
Bahkan, tercatat sudah ada tiga manajemen bioskop; XXI, CGV, dan Cinepolis, yang mengajukan permohonan untuk kembali beroperasi. Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Gumilar Ekalaya mengatakan permohonan tersebut saat ini berstatus ditunda.
"Ditunda dulu," kata Gumilar, Kamis (10/9).
Untuk kepastian mengenai penundaan ini, Gumilar menuturkan pihaknya masih menunggu Peraturan Gubernur (Pergub) terkait PSBB kedua. Dari Pergub tersebut nantinya akan diterbitkan Surat Keputusan Dinas Pariwisata terkait penundaan operasional bioskop.
"Kita tunggu Pergub PSBB-nya dulu nanti kita buatkan SK Kadis turunannya," ucapnya.
Sempat Ingin Dibuka
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana akan kembali mengizinkan bioskop kembali beroperasi dalam waktu dekat. Protokol kesehatan dianggap bisa diterapkan di bioskop untuk meminimalisir penularan Covid-19.
Dalam konferensi pers di Graha BNPB Jakarta, Gubernur Anies Baswedan mengatakan, ada beberapa pertimbangan Pemprov bersama para pakar dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional.Salah satunya, di ruang teater penonton duduk satu arah. Aktivitas bicara pun sangat terbatas di bioskop. Sehingga aktivitas bioskop dinilai cukup meminimalisir penularan.
"Penonton tidak saling bicara. Di bioskop semua diam, dan kalaupun ada percakapan antar orang yang kenal saja. Dan posisinya (posisi tempat duduk) pun satu arah," kata Anies, Rabu (26/8).
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya