Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

ICW Nilai Politisi PSI William Tak Perlu Dilaporkan ke BK DPRD DKI

ICW Nilai Politisi PSI William Tak Perlu Dilaporkan ke BK DPRD DKI peneliti ICW Almas Sjafrina. ©2019 Merdeka.com/nur habibie

Merdeka.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai pelaporan Anggota DPRD DKI dari Fraksi PSI William Aditya Sarana ke Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI tidak perlu dilakukan. Mengingat pembahasan anggaran memang sudah seharusnya dilakukan secara terbuka.

Peneliti ICW, Almas Sjafrina mengatakan, pelaporan yang dilakukan oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dari Maju Kotanya Bahagia Warganya (Mat Bagan) Sugiyanto sebenarnya tidak perlu.

"Jawaban singkat saya ya pelaporan tidak perlu. Karena pembahasan anggaran sudah seharusnya dibahas secara terbuka kepada publik," katanya saat dihubungi, Selasa (5/11).

Sebelumnya, Sugiyanto melaporkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Fraksi PSI William Aditya Sarana ke Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI.

Dia menilai William melanggar Peraturan DPRD DKI Jakarta Nomor 1 tahun 2014 tentang Tata Tertib DPRD DKI Jakarta dan menyebabkan kegaduhan.

Menurut Sugiyanto, anggota komisi A DPRD DKI tersebut melanggar kode etik dengan mengunggah usulan anggaran Pemprov DKI ke media sosial. Padahal pengajuan anggaran seperti lem aibon sebesar Rp 82 milliar hingga ballpoint atau pulpen Rp 124 Milliar dapat dibahas saat rapat komite berlangsung.

"Sikap yang bersangkutan justru menimbulkan opini negatif kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang seolah-olah dianggap tidak transparan," ucap Sugiyanto dalam keterangan resminya. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP