Hadirnya Wali Kota Samarinda dalam kampanye Agus-Sylvi dipertanyakan
Merdeka.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mempertanyakan kapasitas Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang dalam acara dukungan masyarakat Kalimatan Timur di Jakarta kepada Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono beberapa waktu lalu. Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda), Sumarsono mengatakan, pihaknya akan segera memanggil Syaharie untuk melakukan klarifikasi.
"Nanti kita panggil, sebenarnya kan gini dia pejabat politik. Kalau dalam kapasitas sebagai pribadi enggak apa-apa. Tapi jangan diberitakan sebagai Walikota mendukung Agus-Sylvi," kata Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (9/1).
Sumarsono menyebutkan jika Syaharie hadir sebagai kader Partai Demokrat itu tak jadi masalah. Namun, media terlanjur memberitakan kapasitas kehadirannya sebagai walikota sehingga menimbulkan kesan Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak netral.
"Tegur saja oleh Bawaslu. Semua pelanggaran ASN itu yang proses Bawaslu. Kalau dia pakai atribut walikota, harusnya copot dulu," jelas Sumarsono.
Sumarsono mengungkapkan langkah yang akan diambil oleh Kemendagri nantinya tergantung dari hasil keputusan Bawaslu.
"Ada surat dari Bawaslu, kita panggil. Posisi kita tidak secara aktif monitor kemudian kita panggil. Semua kita klarifikasi lewat Bawaslu," tandasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang diketahui hadir saat deklarasi dukungan masyarakat Kalimatan Timur di Jakarta kepada Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono di IS Plaza, Jakarta Timur, Jumat (6/1) lalu. Selain menjabat sebagai Wali kota Samarinda, Syaharie merupakan Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur.
(mdk/sho)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya