Dukung PSBB, Ketua DPRD DKI Minta Anies Tindak Tegas Pelanggar

Kamis, 10 September 2020 09:01 Reporter : Merdeka
Dukung PSBB, Ketua DPRD DKI Minta Anies Tindak Tegas Pelanggar Ketua DPRD DKI Jakarta. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memutuskan menarik rem darurat dengan kembali menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Keputusan itu menyikapi kasus positif Covid-19 terus meningkat di Jakarta.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, berharap Anies lebih tegas setelah PSBB kembali diterapkan untuk menekan penyebaran Covid-19. Apalai terkait sanksi pada mereka yang melanggar protokol kesehatan.

"Saya menekankan kepada Gubernur agar seluruh pengawasan diperketat. Sekarang sudah bukan lagi sosialisasi-sosialisasi tapi penindakan tegas," kata Prasetio dalam keterangan tertulis, Kamis (10/9).

Politikus PDI Perjuangan itu mengaku mendukung langkah Anies untuk kembali memberlakukan PSBB ketat. Sebab, kata Prasetio, jumlah kasus aktif Covid-19 di Jakarta semakin tinggi.

"Melihat kondisi terkini soal perkembangan penyebaran virus Corona, memang sudah seharusnya dikembalikan seperti semula. Semua aturannya harus dikembalikan," ucapnya.

Tetapi, dia meminta Anies tidak melakukan pemotongan tunjangan kepada para jajarannya yang bertugas sebagai pengawas di lapangan saat PSBB.

"Seperti PNS di Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Perhubungan. Mereka itu yang capek di lapangan, dan jangan sampai ada pemotongan," jelasnya.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menerapkan pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Ibu Kota. Dia mengatakan hal tersebut guna mencegah penyebaran virus Covid-19 yang semakin tinggi.

"Kita terpaksa kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar seperti pada masa awal pandemi dulu. Bukan lagi masa transisi tapi PSBB awal dulu," ujar dia.

Sementara itu, jumlah pasien positif Corona atau Covid-19 di Jakarta bertambah 1.026 kasus pada Rabu (9/9/2020). Dengan penambahan tersebut jumlah akumulatif pasien positif Covid-19 sebanyak 49.837 orang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyatakan 37.245 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 74,7 persen.

"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 11.245 orang yang masih dirawat atau isolasi," kata Dwi dalam keterangan pers.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com [lia]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Anies Baswedan
  3. PSBB Jakarta
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini