Djarot minta polisi ungkap dalang utama pengadangan saat kampanye
Merdeka.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat telah memberikan keterangan kepada penyidik di Polda Metro Jaya. Dia memberikan keterangan terkait aksi pengadangan saat kampanye di Petamburan, Jakarta Pusat, beberapa waktu yang lalu.
Djarot menduga ada dalang utama di balik aksi R atas pengadangan dirinya saat kampanye di Petamburan. Namun dia menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk mengusutnya.
"Nah untuk dalang, aktor intelektualnya ya sebaiknya serahkan ke penyidik. Itu tugas penyidik," ujar Djarot usai dicecar 18 pertanyaan di Mapolda Metro Jaya, Senin (5/12).
Pada kasus ini, kata Djarot, pihaknya menyerahkan semua data seperti video dan foto soal pengadangannya yang diberikan ke penyidik sebagai bukti.
Djarot menegaskan, pengadangan tersebut umumnya dilakukan bukan oleh warga setempat.
"Umumnya bukan warga, tapi kalau R ini infonya memang warga situ. Namun, meski warga situ boleh tidak menghadang? Padahal warga lain walcome," paparnya.
Dengan adanya dua kasus ini, Djarot berharap masyarakat bisa berlaku dewasa dan memahami politik dengan baik. Sebab, tindakan seperti itu tidak diperbolehkan dan masuk pada pelanggaran hukum.
"Kenapa harus diproses tuntas sampai dua kali (kasus pengadangannya) karena kita harap dikemudian hari tak ada lagi. Dan saya tidak mau nanti kalau pas pemilihan tanggal 15 Februari 2017, ada upaya pengadangan pada pendukung paslon tertentu untuk masuk ke TPS," pungkasnya.
(mdk/sho)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya