Djarot akan bantu penunggak rusunawa tidak mampu dengan dana Bazis

Jumat, 11 Agustus 2017 17:43 Reporter : Nurul Afrida
Djarot. Yunita ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan tidak akan langsung melakukan pengusiran terhadap penghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang menunggak. Terutama bagi mereka yang benar-benar tidak mampu.

"Yang tidak mampu betul-betul kaum duafa kami bantu, pasti kami bantu lewat Bazis (Badan Zakat Infaq dan Sodaqoh)," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (11/8).

Selain itu, bagi penghuni rusunawa yang sudah tidak mau membayar tanggungnya, atau sudah mendapatkan tempat lain dengan biaya sewa yang lebih murah silakan keluar dari rusun.

"Untuk rusun kan saya sudah bilang, ada kategori ini yah, kalau mereka memang sudah lama di situ dan enggak ada niat untuk melunasi kewajiban untuk membayar, ya sudah keluar saja," tegasnya.

Djarot menegaskan, untuk penghuni rusun yang masih sanggup bekerja namun tidak mau membayar uang sewa, disarankan untuk keluar dari rusun. Karena masih banyak warga yang tertarik tinggal di rusunawa.

"Karena banyak yang antre, data kami sudah ada 11 ribu yang antre masuk. Barang kali ada tempat sewa lain tempat lain yang lebih murah silakan gitu ya," tutupnya. [noe]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.