Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dilarang di Monas, Jalur Sudirman-Thamrin & GBK jadi Alternatif Lintasan Formula E

Dilarang di Monas, Jalur Sudirman-Thamrin & GBK jadi Alternatif Lintasan Formula E Jalanan Jakarta lengang. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Komisi Pengarah Kawasan Medan Merdeka melarang area Monumen Nasional (Monas) dipakai untuk gelaran Formula E. PT Jakarta Propertindo menghormati keputusan itu meski berharap di penyelenggaraan tahun mendatang diberikan izin.

"Kami berharap tahun mendatang kita diizinkan untuk memakai Monas," kata Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto dalam keterangan tertulis, Jumat (7/2).

Saat ini, pihaknya sedang menyiapkan lokasi ikonik sebagai pengganti kawasan Monas. Lokasi pengganti Monas akan ditinjau langsung oleh Formula E Operations Limited (FEO) dan akan segera diumumkan.

"Sepanjang Jalan Sudirman dan Thamrin, sedikit belok ke GBK. Namun pengumuman lokasi sirkuit pengganti akan dilakukan setelah disetujui oleh FEO dan FIA selaku partner penyelenggaraan Formula E Jakarta," jelasnya.

Panjang sirkuit kira-kira 2,9 kilometer hingga 3,2 kilometer. Federasi Otomotif Internasional (FIA) yang akan menilai jalur alternatif tersebut memenuhi standar lintasan atau tidak.

"Lintasan balap kami pakai grade tiga, artinya jalan arteri atau protokol kita sudah memenuhi standar," ucapnya.

Sebelumnya, Komisi Pengarah tidak memberikan izin kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Formula E di area Monas. Pemerintah pusat hanya memberi izin acara itu dihelat di luar kawasan Monas.

"Yang soal Formula E bisa saya sampaikan hasil rapat Komrah, bahwa komisi pengarah tidak menyetujui apabila dilaksanakan di dalam area Monas. Kalau di luar silakan, kalau di dalam tidak," jelas Sekretaris Kemensetneg, Setya Utama, usai rapat di Kementerian Sekretariat Negara Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan tim dari FIA Formula E akan langsung ke Jakarta guna melihat secara langsung opsi atau pilihan lain rute yang akan digunakan saat penyelenggaraan balap mobil listrik.

"Bukan Pemprov DKI yang menggambar, itu begitu banyak faktor variabel, satu jumlah belokan, tingkat kesulitannya. Bukan seperti mengubah rute Transjakarta ini diganti, tidak bisa tanpa ahlinya," kata Anies di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (6/2).

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP