Catat! Rekayasa Lalu Lintas saat Kampanye Akbar Anies-Cak Imin di JIS

Dishub DKI telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar JIS

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Catat! Rekayasa Lalu Lintas saat Kampanye Akbar Anies-Cak Imin di JIS
Catat! Rekayasa Lalu Lintas saat Kampanye Akbar Anies-Cak Imin di JIS (Merdeka.com)

pihak penyelenggara acara telah menyiapkan tujuh lokasi parkir

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk pelaksanaan kampanye akbar pasangan calon presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di Jakarta Internasional Stadion (JIS), Sabtu 10 Februari nanti.


Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan untuk rekayasa lalu lintas yang diterapkan tidak akan jauh berbeda dengan seperti beberapa event yang diselenggarakan di JIS.

"Polanya seperti biasanya dilakukan pada saat JIS event tertentu, jadi akan dilakukan penutupan jalan di jalan Sunter permai raya dan simpang RE Martadinata dan TL Bisma, kemudian jalan Danau Sunter Barat sehingga kita harapkan Flownya mengalir,"

kaya Syafrin kepada wartawan, Rabu (7/2).

merdeka.com

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Syafrin menyebut pihak penyelenggara acara telah menyiapkan tujuh lokasi parkir diantaranya kawasan Ancol, Universitas 17 Agustus, juga beberapa lapangan di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selain kampanye Akbar di JIS, di hari yang sama pasang Capres Prabowo-Gibran akan menyelenggarakan acara serupa di GBK. Hanya saja kata Syafrin untuk rekayasa lalin di GBK masih dikaji.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat yang akan datang di kedua acara tersebut agar tidak menggunakan kendaraan pribadi.


"Tentu di kedua lokasi akan ditambahkan unit itu operasional untuk melintas di JIS itu akan ada 100 unit Bus Transjakarta, kemudian di siang harinya di GBK juga akan ada 100 unit," ucapnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang tidak berkepentingan di dua titik lokasi menghindari lokasi tersebut karena dipastikan adanya kepadatan di tanggal 10 baik di JIS maupun GBK," pungkas Syafrin.

Rekomendasi