Beda sikap Ahok ke BPK soal Sumber Waras dan lahan Cengkareng

Jumat, 1 Juli 2016 06:33 Reporter : Muhammad Sholeh
Beda sikap Ahok ke BPK soal Sumber Waras dan lahan Cengkareng Ahok marah. ©2016 merdeka.com/fikri faqih

Merdeka.com - Belum selesai soal kasus pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras, Gubernur DKI Jakarta atau yang biasa disapa Ahok dipusingkan dengan kisruh pembelian lahan seluas 4,6 hektar di Jalan Kamal Raya, Cengkareng, Jakarta Barat. Tanah itu dibeli Dinas Perumahan Pemprov DKI Jakarta dengan harga Rp 648 miliar, padahal lahan tersebut miliknya sendiri.

Kedua kasus pembelian lahan tersebut mencuat setelah ada temuan badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyatakan ada kerugian negara. Tetapi, Ahok memiliki sikap yang berbeda dalam menghadapi temuan BPK, pembelian lahan Sumber Waras dengan lahan Cengkareng.

Gara-gara Sumber Waras, terjadi perseteruan panas antara Ahok dengan BPK. Keduanya mengklaim dirinya sama-sama benar.

Ahok mengaku pembelian lahan RS tersebut sudah sesuai prosedur, sedangkan BPK berdasar audit yang dilakukannya menaksir pembelian lahan tersebut merugikan negara sebesar Rp 191 miliar.

Sedangkan untuk kasus dugaan penipuan dan gratifikasi pembelian lahan di Cengkareng, Jakarta Barat, Ahok langsung menuding karena kesalahan anak buahnya yang terlibat dalam kasus ini. Saking kesalnya, Ahok mencopot Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Ika Lestari Aji dari dari jabatannya pada Jumat (1/7).

Saat dikonfirmasi, Ika pun mengaku pasrah dan ikhlas bila Ahok ingin mencopotnya. Dia akan mengikuti perintah Ahok meski itu harus meninggalkan jabatannya.

"Mau pecat ibu? Ya itu kan kewenangan pimpinan. Ya kan," kata Ika saat dihubungi, Kamis (30/6). [hhw] SELANJUTNYA

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini