Asosiasi Driver Online Desak Anies Bebaskan Taksi Daring dari Ganjil Genap

Selasa, 13 Agustus 2019 16:42 Reporter : Fikri Faqih
Asosiasi Driver Online Desak Anies Bebaskan Taksi Daring dari Ganjil Genap ganjil genap. ©2018 liputan6.com

Merdeka.com - Asosiasi Driver Online (ADO) DKI Jakarta mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk segera menerapkan wacana pengecualian ganjil genap terhadap taksi dalam jaringan (daring).

Ketua DPD ADO DKI Jakarta, Kaharudin mengatakan, pengemudi taksi online sudah kesulitan mendapatkan penumpang sebelum adanya perluasan ganjil genap oleh Pemprov DKI Jakarta. Setelah adanya aturan pembatasan kendaraan tersebut, dia mengaku, semakin mempersulit para supir taksi online.

"Kami sangat mendukung wacana pemerintah apabila taksi daring ini dibebaskan dari aturan ganjil genap," katanya seperti dilansir dari Antara, Selasa (13/8).

Akibatnya perluasan ganjil genap, dia menjelaskan, sebagian supir taksi online terpaksa meliburkan diri untuk mencari nafkah. Alasannya karena terhalang kebijakan ganjil genap.

"Oleh karena itu jika pemerintah tetap melaksanakan aturan ganjil genap bagi taksi daring maka kami akan turun ke jalan," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang supir taksi online, Bambang Soeranto mengatakan, perluasan ganjil genap berpengaruh tinggi terhadap pendapatannya sehari-hari.

Apalagi ujar dia, pihak aplikator memberikan target minimal 25 perjalanan dalam satu hari. Sehingga para supir harus bekerja lebih dari yang sebelumnya yakni hanya 21 perjalanan.

Untuk mengatasi dampak perluasan ganjil genap, Bambang menyiasatinya dengan mencari calon penumpang di daerah Bintaro yang tidak terkena kebijakan tersebut.

"Ya meskipun demikian setidaknya supir taksi daring bisa istirahat satu hari kerja lah apabila pelat mobil beda tanggal," tutupnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal mempertimbangkan taksi daring terbebas dari kebijakan pembatasan kendaraan dengan pelat nomor ganjil genap.

Taksi daring memakai pelat nomor hitam yang diperuntukkan bagi kendaraan pribadi bukan untuk angkutan umum yang memakai pelat kuning. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini