KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Anies akan buat reuni Gubernur DKI untuk belajar pimpin Jakarta

Senin, 19 Juni 2017 23:13 Reporter : Anisyah Al Faqir
Sutiyoso dan Anies Baswedan. ©2017 Merdeka.com/Anisyah Yusepa

Merdeka.com - Mantan Kepala BIN Sutiyoso berpesan kepada pasangan Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno untuk melanjutkan pembangunan di ibukota. Sebab pembangunan merupakan proses yang berkelanjutan tanpa mengenal periodisasi jabatan pemerintahan.

Gagasan tersebut pun diamini Anies Baswedan. Menurutnya pembangunan di Jakarta memang haruslah dilakukan secara berkesinambungan.

"Kita ingin pembangunan di Jakarta berkesinambungan, pembangunan di Jakarta itu luas manfaatnya bagi masyarakat banyak yang bisa dirasakan," katanya di kediaman Sutiyoso, Cibubur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (19/6).

Salah satu proses berkesinambungan itu bakal dilakukan Anies Sandi saat memimpin Jakarta yakni belajar dari para pendahulu atau para mantan Gubernur DKI Jakarta. Menurutnya, Sutiyoso sangat berpengalaman dalam memimpin Jakarta selama 10 tahun.

"Beliau 10 tahun memimpin, ada pengalaman begitu banyak. Beliau bisa menunjukkan hal-hal mana yang dulu dilaksanakan, perlu diteruskan, mana yang bermasalah dan macam-macam," lanjut Anies.

Di kepemimpinannya nanti, Anies berjanji akan membuat tradisi baru yang melibatkan para mantan gubernur untuk menjadi tempat berdiskusi. Para mantan orang nomor 1 di Jakarta itu bakal jadi tempat Anies Sandi untuk bertukar pikiran tentang pembangunan di Jakarta.

"Kami ingin ini menjadi sebuah tradisi yang terus dan pengalaman kami berinteraksi dengan pak Sutiyoso, baik ketika masih di BIN dulu, saya masih di Dikbud, selalu kalau mau meeting sudah persiapan. Pak Sutiyoso enggak pernah datang meeting kosong. Pasti kalau mau meeting sudah persiapan item a b c d e," jelasnya.

Anies menambahkan, dialog dengan pihak yang berpengalaman dalam bidang apapun lintas jabatan perlu dilakukan. Hal ini tentunya dilakukan untuk masyarakat umum.

"Dialog antara yang pernah berkarya di posisi tertentu dengan penerusnya itu harus selalu dilakukan. Sehingga pengalaman terakumulasi dan termanfaatkan," tutupnya. [noe]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.